Home / Amalan / Doa Shahih Setelah Shalat Dhuha

Doa Shahih Setelah Shalat Dhuha

Doa Dhuha Shahih Doa Setelah Shalat Dhuha Doa Sholat Dhuha Rumaysho Dzikir Setelah Shalat  Duha Rumaysho Dzikir Setelah Sholat Dhuha Sesuai Hadits Shahih

Ini bacaan shahih setelah shalat Dhuha.

Dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam selesai shalat Dhuha, beliau mengucapkan,

اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي، وَتُبْ عَلَيَّ، إِنَّكَ أَنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمِ

ALLOHUMMAGHFIR-LII WA TUB ‘ALAYYA, INNAKA ANTAT TAWWABUR ROHIIM (artinya: Ya Allah, ampunilah aku dan terimalah taubatku, sesungguhnya Engkau Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang) sampai beliau membacanya seratus kali.” (HR. Bukhari dalam Al-Adab Al-Mufrad, no. 619. Syaikh Al-Albani mengatakan bahwa hadits ini sanadnya shahih.)

Semoga bisa diamalkan bada shalat Dhuha.

 

Baca juga bacaan lain untuk Shalat Dhuha

Adakah Do’a Khusus Ketika Shalat Dhuha?

 

Panduan Shalat Dhuha

Shalat Dhuha yang Begitu Menakjubkan

Disusun di Perpus Rumaysho, 27 Rabi’ul Awwal 1439 H, Jumat sore

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Rumaysho.Com

Bacaan Setelah Sholat Dhuha Doa Setelah Sholat Dhuha Rumaysho Doa Setelah Dhuha Amalan Setelah Sholat Dhuha Doa Setelah Dhuha Yang Shahih

About Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Lulusan S-1 Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan S-2 Polymer Engineering (Chemical Engineering) King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Guru dan Masyaikh yang pernah diambil ilmunya: Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy-Syatsri dan Syaikh Shalih Al-'Ushaimi. Sekarang menjadi Pimpinan Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul.

Kunjungi Pula Artikel

Berkumpul-kumpul dengan yang Rajin Berdzikir

Ini sangat dianjurkan sekali demi baiknya agama seorang muslim. Karena teman sangat berpengaruh.

4 comments

  1. Assalamualaikum maaf ustadz saya mau bertanya , saya seorang ikhwan
    saya punya teman kerja akhwat yg orgnya suka bercanda, dan seringnya ketika dia bercanda sampai kontak fisik/bersentuhan dengan yg bukan mahramnya …
    Yg mau saya tanyakan apakah itu hal diperkenankan dalam islam??
    Dan apakah saya wajib enasehatinya??

    Terima Kasih banyak

  2. Assalamu’alaikum
    Ustadz, apakah nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam mengangkat kedua tangan beliau saat membacanya?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *