Home / Aqidah / Renungan #17, Dunia Klenik Wujud Percaya pada Jibt dan Thagut

Renungan #17, Dunia Klenik Wujud Percaya pada Jibt dan Thagut

Masih ada yang percaya pada sihir, ramalan, dukun dan dunia klenik. Hati-hati, itu termasuk bentuk keimanan pada jibt dan thagut.

Allah Ta’ala berfirman,

أَلَمْ تَرَ إِلَى الَّذِينَ أُوتُوا نَصِيبًا مِنَ الْكِتَابِ يُؤْمِنُونَ بِالْجِبْتِ وَالطَّاغُوتِ وَيَقُولُونَ لِلَّذِينَ كَفَرُوا هَؤُلَاءِ أَهْدَى مِنَ الَّذِينَ آَمَنُوا سَبِيلًا

Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang diberi bahagian dari Al kitab? Mereka percaya kepada jibt dan thaghut, dan mengatakan kepada orang-orang Kafir (musyrik Mekah), bahwa mereka itu lebih benar jalannya dari orang-orang yang beriman.” (QS. An-Nisa’: 51)

Apa yang dimaksud jibt dan thagut?

Dalam Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim karya Ibnu Katsir disebutkan perkataan ‘Umar bin Al-Khattab bahwa jibt adalah sihir, thagut adalah setan.

Ada juga yang menyebut jibt adalah setan, juga dimaknakan syirik, juga dimaknakan ashnam (patung berhala), sebagaimana pendapat dari Ibnu ‘Abbas. Asy-Sya’bi menyatakan bahwa jibt adalah kahin (dukun). Lihat Tafsir Al-Qur’an Al-‘Azhim, 3: 138.

Syaikh As-Sa’di rahimahullah menyatakan, “Inilah jeleknya Yahudi dan bagaimanakah hasad mereka pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan kaum mukminin. Tingkah laku dan tabiat mereka sangat jelek. Mereka enggan beriman pada Allah dan Rasul-Nya dan lebih memilih beriman pada jibt dan thagut. Yang dimaksud adalah beriman dengan melakukan peribadahan pada selain Allah atau berhukum dengan selain hukum Allah. Maka termasuk di dalamnya adalah percaya pada sihir, ramal atau perdukunan, beribadah pada selain Allah dan taat pada setan. Semua itu termasuk jibt dan thagut.” (Tafsir As-Sa’di, hlm. 179)

Thagut sebagaimana kata Ibnul Qayyim dalam I’lam Al-Muwaqi’in,

كُلُّ مَا تَجَاوَزَ بِهِ العَبْدُ حَدَّهُ مِنْ مَعْبُوْدٍ أَوْ مَتْبُوْعٍ أَوْ مُطَاعٍ

“Segala yang seorang hamba melampaui batas terhadapnya, baik itu sesuatu yang disembah, sesuatu yang diikuti atau sesuatu yang ditaati.”

Masih adakah di zaman ini yang percaya pada jibt dan thagut? Wujud jibt dan thagut di zaman ini, itulah yang sering kita temukan dalam dunia klenik dan dunia rajah serta jimat.

Moga Allah memberikan taufik dan hidayah.

Disusun @ DS, Panggang, GK, Jumat pagi, 14 Ramadhan 1438 H

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Rumaysho.Com

About Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Lulusan S-1 Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan S-2 Polymer Engineering (Chemical Engineering) King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Guru dan Masyaikh yang pernah diambil ilmunya: Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy-Syatsri dan Syaikh Shalih Al-'Ushaimi. Sekarang menjadi Pimpinan Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul.

Kunjungi Pula Artikel

Rezeki Sudah Ditetapkan Ketika Dalam Rahim Ibu

Rezeki kita sudah ditetapkan ketika kita berada dalam rahim ibu. Bagaimana memahaminya?

2 comments

  1. ustadz, izin tanya
    sebelumnya mohon maaf mungkin topiknya agak mlenceng dikit,
    .
    tadz, untuk masalah thagut ini kan slah satunya berhukum dg hukum yg selain Alloh turunkan,
    .
    nah, utk undang* kita yg skarang ini apa juga trmasuk thogut ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *