Home / Amalan / Orang yang Biasa ke Masjid itulah Ahli Iman

Orang yang Biasa ke Masjid itulah Ahli Iman

Iman Hadits Terbiasa Ke Mesjid Saksikanlah Orang Beriman Hadits Orang Yang Selalu Ke Masjid Adalah Orang Yang Beriman Hadits Kebersihan Dalil Tanda Iman Selalu Pergi Ke Masjid

Inilah hadits yang menyatakan bahwa orang yang terbiasa ke masjid, itulah ahli iman.

 

Hadits no. 1060 dari Kitab Riyadhus Sholihin karya Imam Nawawi

Dari Abu Sa’id Al-Khudri radhiyallahu ‘anhu, dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,

إِذَا رَأَيْتُمُ الرَّجُلَ يَعْتَادُ الْمَسَاجِدَ فَاشْهَدُوا لَهُ بِالإِيمَانِ قَالَ اللَّهُ تَعَالَى (إِنَّمَا يَعْمُرُ مَسَاجِدَ اللَّهِ مَنْ آمَنَ بِاللَّهِ) الآيَةَ

Apabila kalian melihat seseorang biasa ke masjid, maka saksikanlah bahwa ia beriman. Allah Ta’ala berfirman, Orang yang memakmurkan masjid-masjid Allah adalah orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir.” (QS. At-Taubah: 18). (HR. Ibnu Majah, no. 802; Tirmidzi, no. 3093. Al-Hafih Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini dha’if. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali menyatakan sanad hadits ini dha’if)

 

Kesimpulan Mutiara Hadits

 

  1. Makna hadits di atas sudah ditunjukkan dalam ayat yang disebut (surat At-Taubah ayat 18), sehingga maknanya tetap benar (shahih).
  2. Siapa saja yang memakmurkan masjid dengan dzikir, shalat dan membaca Al-Qur’an, merekalah orang yang beriman (ahli iman).
  3. Hadits ini menunjukkan perintah shalat berjama’ah. Melaksanakan shalat berjamaah itu termasuk sunanul huda (petunjuk Rasul) yang diperintahkan untuk dilaksanakan di masjid.
  4. Memakmurkan masjid termasuk amalan paling mulia dalam Islam.
  5. Memakmurkan masjid ada dua bentuk yaitu memperhatikan luarnya (seperti memakmurkan dan menjaga kebersihan masjid) dan memperhatikan ruh di dalamnya (seperti menjaga agar masjid digunakan untuk shalat, dzikir, amalan sunnah hingga diadakannya majelis ilmu).
  6. Ingatlah, iman itu sumber kebahagiaan.

 

Referensi: Bahjah An-Nazhirin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali, 1: 240; Kunuz Riyadh Ash-Shalihin, 13: 322-328.

 

Selesai disusun Senin siang, 14 Jumadats Tsaniyyah 1438 H, @ Perpustakaan Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Biar membuka Rumaysho.Com mudah, downloadlah aplikasi Rumaysho.Com lewat Play Store di sini.

Follow Us : Facebook Muhammad Abduh Tuasikal | Fans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat | Twitter @RumayshoCom | Instagram @RumayshoCom | Channel Telegram @RumayshoCom | Channel Telegram @TanyaRumayshoCom

Terbiasa Ke Masjid

About Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Lulusan S-1 Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan S-2 Polymer Engineering (Chemical Engineering) King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Guru dan Masyaikh yang pernah diambil ilmunya: Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy-Syatsri dan Syaikh Shalih Al-'Ushaimi. Sekarang menjadi Pimpinan Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul.

Kunjungi Pula Artikel

Kenapa Kita Disuruh Istighfar Tiga Kali Bada Shalat?

Kenapa kita disuruh beristigfar tiga kali bada shalat?   Kitab Al-Adzkar dari Riyadhus Sholihin, Bab …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *