Home / Aqidah / Yang Lebih Parah Setelah Syirik

Yang Lebih Parah Setelah Syirik

Ibnu Hazm rahimahullah berkata:

“Tidak ada dosa yang dinilai PARAH di sisi Allah SETELAH DOSA SYIRIK selain dua dosa:

1- MENINGGALKAN SHALAT FARDHU DENGAN SENGAJA hingga keluar waktunya.

2- Membunuh seorang mukmin atau mukminah dengan sengaja tanpa jalan yang benar.”

‏🔸 لا ذنب عند الله عز وجل بعد الشرك أعظم من شيئين:
‏أحدهما :تعمد ترك صلاة فرض حتى يخرج وقتها.
‏الثاني:قتل مؤمن أو مؤمنة عمدا بغير حق.[ابن حزم]

‏‎✿┈┈┈┈••┈┈┈✿‏‏

(Dinukil dari kanal @almunajjid)

Kita kadang tak sadar dengan perkara syirik, masih saja diri kita terjerumus di dalamnya begitu juga orang sekitar kita. Karena syirik ada yang berupa amalan hati seperti RIYA’ dan TAWAKKAL pada selain Allah. Begitu pula banyak di antara kita yang meremehkan perkara shalat. Lihatlah banyak yang mengaku muslim namun shalatnya sering bolong-bolong.

INGATLAH!

Syirik tidak akan diampuni jika dibawa mati. Lebih parah lagi, sudah terjerumus syirik ditambah lagi meninggalkan shalat.

Wallahul musta’an, hanya Allah tempat berlindung.

Moga Allah memberikan kita taufik dan hidayah supaya dijauhkan dari DOSA SYIRIK dan DOSA MENINGGALKAN SHALAT.

✏️ Muhammad Abduh Tuasikal

With Nur Ramadhan @ Garuda Jogja – Jakarta, 15-01-2017, 6: 52 AM

About Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Lulusan S-1 Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan S-2 Polymer Engineering (Chemical Engineering) King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Guru dan Masyaikh yang pernah diambil ilmunya: Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Sa’ad Asy-Syatsri dan Syaikh Shalih Al-‘Ushaimi. Sekarang menjadi Pimpinan Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul.

Kunjungi Pula Artikel

Hadits Arbain #02: Ihsan dan Tanda Kiamat

Sekarang kita masuk bahasan terakhir dari hadits kedua Arbain An-Nawawiyah tentang ihsan dan tanda kiamat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *