Home / Amalan / Sudah Penuhi Hal Ini pada Orang Tua Kita?

Sudah Penuhi Hal Ini pada Orang Tua Kita?

Ada beberapa bentuk berbuat baik pada orang tua mungkin di antara kita belum memenuhinya dan patut untuk diingatkan:

  1. Berbuat baik dan mengabdi pada keduanya dengan JIWA DAN HARTA selama mereka masih hidup.
  2. Memenuhi janji mereka yang belum dipenuhi setelah meninggal dunia.
  3. Mendo’akan mereka berdua di SETIAP WAKTU.
  4. Memuliakan teman-teman dekat dari orang tua. Dalam hadits disebutkan, bentuk berbakti yang paling baik adalah menyambung hubungan dengan teman baik dari bapaknya.

Dari Abu Usaid Malik bin Rabi’ah As-Sa’idi, ia berkata,

“Suatu saat kami pernah berada di sisi Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Ketika itu ada datang seseorang dari Bani Salimah, ia berkata, “Wahai Rasulullah, apakah masih ada bentuk berbakti kepada kedua orang tuaku ketika mereka telah meninggal dunia?” Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab, “Iya (masih tetap ada bentuk berbakti pada keduanya, pen.). (Bentuknya adalah) mendo’akan keduanya, meminta ampun untuk keduanya, memenuhi janji mereka setelah meninggal dunia, menjalin hubungan silaturahim (kekerabatan) dengan keluarga kedua orang tua yang tidak pernah terjalin dan memuliakan teman dekat keduanya.” (HR. Abu Daud no. 5142 dan Ibnu Majah no. 3664. Hadits ini dishahihkan oleh Ibnu Hibban, Al-Hakim, juga disetujui oleh Imam Adz-Dzahabi. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa sanad hadits ini hasan)

Baca artikel: Cara Berbakti para Orang Tua yang Telah Tiada

#

Bentuk durhaka yang sederhana saja yang disebutkan oleh para ulama, coba perhatikan ungkapan di bawah ini.

“Ketika orang tuamu memandangmu (ingin berbicara padamu, pen.), engkau malah menoleh pada lainnya.”

Disarikan dari kitab ‘Adab Al-‘Isyrah wa Dzikru Ash-Shuhbah wa Al-Ukhuwah karya Abul Barakat Badaruddin Muhammad Al-Ghazi (904 – 984 H), hlm. 73.

Prepared @ Garuda, flight Jogja – Makassar, 20 Syawal 1437 H, time 21.30 WITA

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Rumaysho.Com, Channel Telegram @RumayshoCom, @DarushSholihin, @UntaianNasihat, @RemajaIslam

About Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Lulusan S-1 Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan S-2 Polymer Engineering (Chemical Engineering) King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Guru dan Masyaikh yang pernah diambil ilmunya: Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy-Syatsri dan Syaikh Shalih Al-'Ushaimi. Sekarang menjadi Pimpinan Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul.

Kunjungi Pula Artikel

hujan_jangan_dicela

Kalimat Laa Ilaha Illallah yang Luar Biasa

Inilah salah satu keutamaan luar biasa dari kalimat laa ilaha illallah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *