Home / Muslimah / Wanita Bersafar Tanpa Mahram

Wanita Bersafar Tanpa Mahram

Safar Tanpa Mahram Larangan Safar Tanpa Mahram Arti Bersafar Mahrom Mahram Wanita Safar

Bagaimanakah hukumnya seorang wanita bepergian -safar-  (untuk sekolah di luar negeri/ naik gunung/ pergi ke pantai/ naik haji) sendiri, tanpa mahramnya?

Syaikh Sholeh Al Fauzan  telah ditanya tentang wanita yang bepergian tanpa ditemani mahromnya. Beliau menjawab : “Wanita dilarang bepergian kecuali apabila ditemani oleh mahramnya yang menjaganya dari gangguan orang-orang jahat dan orang-orang fasik. Telah diriwayatkan hadits-hadits shohih yang melarang wanita bepergian tanpa mahrom, di antaranya yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar rodhiyallahu ‘anhubahwasanya Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda yang artinya,”Tidak diperbolehkan bagi wanita untuk bepergian selama tiga hari kecuali bersama mahromnya.”.”

Diriwayatkan dari Abu Sa’id rodiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shollallohu ‘alaihi wa sallam melarang wanita untuk bepergian sejauh perjalanan dua hari atau dua malam kecuali bersama suami atau mahromnya.

Diriwayatkan pula dari Abu Huroiroh rodhiyallahu ‘anhu bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda yang artinya,”Tidak halal bagi wanita untuk bepergian sejauh perjalanan sehari semalam kecuali bersama mahromnya.” (Muttafaqun ‘alaihi)

[Silahkan lihat Fatwa-fatwa tentang wanita, jilid ke-3]

Kesimpulannya : Jika memang perjalanan yang dilakukan tersebut termasuk safar (yang patokannya berdasarkan ‘urf/kebiasaan, bukan jarak), maka wanita tersebut dilarang melakukan safar, kecuali bersama mahromnya. Dan wanita bukanlah mahrom, walaupun seratus wanita yang menemaninya.

وَمَا آَتَاكُمُ الرَّسُولُ فَخُذُوهُ وَمَا نَهَاكُمْ عَنْهُ فَانْتَهُوا

Apa yang diberikan Rasul kepadamu, maka terimalah. Dan apa yang dilarangnya bagimu, maka tinggalkanlah. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah amat keras hukumannya.” (QS. Al Hasyr : 7)

Wallahu waliyyut taufiq.

Tulisan penulis di masa silam saat kuliah di S1 UGM

www.rumaysho.com

Safar Bagi Wanita Hadis Larangan Wanita Pergi Tanpa Mahrom Hukum Safar Bersama Rombongan Hukum Wanita Bersafar Tanpa Mahram Fatwa Saudi Arabia Wanita Bepergian Dengan Tujuan Menetap

About Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Lulusan S-1 Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan S-2 Polymer Engineering (Chemical Engineering) King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Guru dan Masyaikh yang pernah diambil ilmunya: Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy-Syatsri dan Syaikh Shalih Al-'Ushaimi. Sekarang menjadi Pimpinan Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul.

Kunjungi Pula Artikel

Cara Shalat Bagi Wanita #02

Sekarang akan dibahas cara shalat khusus wanita. Baca tulisan ini.

18 comments

  1. Assalammualaikum pak Uztad….saya berencana melakukan perjalanan ke luar kota selama 3 hari bersama temen sekantor ..dan saya minta izin suami dan suami membolehkan…bagiamana hukumnya…? terima kasih….

  2. assalaamu’alaykum..
    afwan saya ingin bertanya, kalau pergi ke luar kota tanpa mahrom karena kendala keadaan bagaimana? semisal tidak ada mahrom yang bisa menemani. saat ini saya sedang ada di luar kota untuk kuliah, dan jika ingin pulang ke tempat asal tidak selalu bisa dijemput atau diantar oleh mahrom.. bagaimana ustad?
    syukron..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *