Home / Manajemen Qolbu / Beda Riya’ Dan Ujub

Beda Riya’ Dan Ujub

Ujub Ujub Adalah Apa Itu Ujub Riya Dan Ujub Perbedaan Ujub Dan Riya

Ibnu Taimiyah rahimahullah memberikan pelajaran berharga mengenai perbedaan antara riya’ dan ujub (takjub akan diri sendiri).

Beliau rahimahullah menjelaskan,

Seringnya riya’ dan ujub disandingkan. Perlu diketahui bahwa riya’ berarti menyekutukan atau menyandingkan dengan makhluk. Sedangkan ujub berarti menyandingkan dengan jiwa yang lemah. Ujub ini adalah keadaan orang-orang yang sombong. Orang yang berbuat riya’ tidak merealisasikan firman Allah Ta’ala,

إيَّاكَ نَعْبُدُ

Hanya kepada-Mu lah kami menyembah.”

Sedangkan orang yang merasa ujub pada diri sendiri tidak merealisasikan firman Allah Ta’ala,

وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan.”

Barangsiapa yang merealisasikan firman Allah,

إيَّاكَ نَعْبُدُ

Hanya kepada-Mu lah kami menyembah”, maka ia akan terlepas dari riya’ (karena ia akan beribadah pada Allah semata).

Barangsiapa yang merealisasikan firman Allah,

وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

Hanya kepada-Mu lah kami memohon pertolongan”, ia akan terlepas dari sifat ujub (takjub pada diri sendiri).

Dalam hadits yang ma’ruf disebutkan,

ثَلَاثٌ مُهْلِكَاتٌ : شُحٌّ مُطَاعٌ وَهَوًى مُتَّبَعٌ وَإِعْجَابُ الْمَرْءِ بِنَفْسِهِ

Tiga hal yang membawa pada jurang kebinasaan: (1) tamak lagi kikir, (2) mengikuti hawa nafsu (yang selalu mengajak pada kejelekan), dan ujub (takjub pada diri sendiri).[1]

Sumber: Majmu’ Al Fatawa, 10/277

***

Moga faedah ilmu yang singkat ini bermanfaat bagi pembaca sekalian.

 

Panggang-GK, 25 Shafar 1432 H (29/01/2011)

www.rumaysho.com

 


[1] HR. Abdur Rozaq 11/304. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan. Lihat Shahihul Jaami’ 3039.

Ujub Dan Riya Arti Ujub Apa Itu Riya Dan Ujub Ujub Artinya Apa Itu Riya

About Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Lulusan S-1 Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan S-2 Polymer Engineering (Chemical Engineering) King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Guru dan Masyaikh yang pernah diambil ilmunya: Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy-Syatsri dan Syaikh Shalih Al-'Ushaimi. Sekarang menjadi Pimpinan Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul.

Kunjungi Pula Artikel

Khutbah Jumat: Tidak Banyak Amal Namun Masuk Surga

Apa mungkin ada yang tidak banyak amal namun bisa masuk surga?

2 comments

  1. Andi Ilham Abadi

    Yaa Allah, jauhkanlah hambaMu ini dari sifat ke-2 di atas. Jadikanlah hati perasaan ibadah kami selalu ikhlas & ridho untukMu Yaa Malik, Yaa Quddus, Yaa Mutakabbir, Yaa Rahman, Yaa Rahim. Amin……………………………………………………………….. Allahuakbar.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *