Home / Shalat / Sifat Shalat Nabi (17): Apakah Saat Tasyahud Awal Membaca Shalawat?

Sifat Shalat Nabi (17): Apakah Saat Tasyahud Awal Membaca Shalawat?

Hukum Membaca Shalawat Pada Tasyahud Akhir Apakah Tahiyat Awal Pakai Salawat Nabi Batasan Rukun Baca Shalawat Hukum Membaca Sholawat Pada Tasyahud Awal Pada Saat Tahyat Awal Apa Yang Kita Baca.

Apakah saat tasyahud awal diperintahkan membaca shalawat pada Nabi?

Ada dua pendapat dalam madzhab Syafi’i dalam hal ini:

Pendapat pertama, pendapat Imam Syafi’i al qodim (pendapat Imam Syafi’i di Irak), tidak membaca shalawat pada tasyahud awal karena seandainya disyari’atkan, tentu akan disyari’atkan pula membaca shalawat pada keluarga Muhammad seperti pada tasyahud akhir.

Pendapat kedua, sebagaimana disebutkan dalam Al Umm bahwa shalawat tetap dibaca pada tasyahud awal karena ketika itu ada duduk untuk membaca tasyahud, maka tetap membaca shalawat ketika itu sebagaimana pada tasyahud akhir.

Dua pendapat di atas disebutkan oleh Asy Syairozi, lihat Al Majmu’, 3: 306.

Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan bahwa membaca shalawat menurut pendapat al qodim tidak disyariatkan. Ini juga yang menjadi pendapat Abu Hanifah, Imam Ahmad dan Ishaq. Begitu pula pendapat ini diceritakan dari ‘Atho’, Asy Sya’biy, dan Ats Tsauri.

Sedangkan menurut pendapat al jadid (pendapat Imam Syafi’i di Mesir), membaca shalawat ketika tasyahud awal tetap disyariatkan. Inilah pendapat di kalangan ulama Syafi’iyah yang lebih kuat, namun perselisihannya tidaklah kuat. (Idem)

Imam Nawawi rahimahullah berkata, “Shalawat atas Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah fardhu pada tasyahud akhir. Sedangkan di tasyahud awal termasuk sunnah shalat, demikian pendapat terkuat dalam madzhab Syafi’i dan perselisihan untuk masalah ini amat kuat. Menurut pendapat terkuat pula (perselisihannya tidak terlalu kuat dalam madzhab), tidak disunnahkan shalawat pada keluarga nabi pada tasyahud awal.” (Minhajut Tholibin, hal. 179-180).

Syaikh Musthofa Al Bugho memasukkan shaawat pada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam setelah tasyahud awal pada sunnah ab’adh, artinya bila ditinggalkan mesti ada sujud sahwi. Lihat Al Fiqhu Al Manhaji, hal. 146.

Akan berlanjut pada bacaan Tasyahud Awal secara lengkap insya Allah.

Semoga bermanfaat.

Disusun di sore hari di Pesantren DS, 19 Syawal 1435 H

Akhukum fillah: Muhammad Abduh Tuasikal

Ikuti status kami dengan memfollow FB Muhammad Abduh TuasikalFans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat, Twitter @RumayshoComInstagram RumayshoCom

Telah hadir tiga buku terbaru karya Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal, MSc: 1- “Bermodalkan Ilmu Sebelum Berdagang”  (Rp.30.000), 2- “Panduan Mudah Tentang Zakat” (Rp.20.000,-), 3- Buku Saku “10 Pelebur Dosa” (Rp.6.000,-), semuanya terbitan Pustaka Muslim Yogyakarta (biaya belum termasuk ongkos kirim).

Segera pesan via sms +62 852 00 171 222 atau BB 2A04EA0F atau WA +62 8222 604 2114. Kirim format pesan: nama buku#nama pemesan#alamat#no HP#jumlah buku.

Bacaan Tahiyyat Pertama Rumaysho Shalat Fardhu Rumaysho.com Bacaan Tasyahud Akhir Bacaan Tahiyat Awal Menurut Mazhab Syafii Tahiyat Awal Sesuai Sunnah

About Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Lulusan S-1 Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan S-2 Polymer Engineering (Chemical Engineering) King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Guru dan Masyaikh yang pernah diambil ilmunya: Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy-Syatsri dan Syaikh Shalih Al-'Ushaimi. Sekarang menjadi Pimpinan Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul.

Kunjungi Pula Artikel

Satu Kampung Tidak Shalat Berjamaah, Berarti Sudah Dikuasai Setan

Hati-hati jika ada satu kampung tidak berjamaah, berarti sudah dikuasai setan.

9 comments

  1. Wa’laikumsallam di dlm kitab safinah, itu adalah salah satu perkara yg membatalkan sholat, jdi klau ada keinginan utk membatalkan, batalkan az sholatnya trus ulangi lagi sholatnya, tpi mungkin bebeda pendapat dgn Bpk. Muhammad Abduh Tuasikal
    tpi saya mendapatkan ilmu itu dari kitab safinah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *