Home / Shalat / Menunggu Imam Mengakhirkan Shalat Isya

Menunggu Imam Mengakhirkan Shalat Isya

Mengapa Shalat Isya Mendapat Kekhususan Utk Mengakhirkan Mengakhirkan Isya Salamdakwah Hukum Nunggu Imam Sampai Waktu Sholat Habis Hukum Menunggu Imam Hukum Imam Mengakhirkan Jamaah

Ada keutamaan menunggu imam dan ini juga jadi pelajaran bahwa untuk mengumandangkan iqamah tidak mesti terburu-buru.

Dari Anas radhiyallahu ‘anhu bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pada suatu malam mengakhirkan shalat Isya sampai tengah malam. Kemudian beliau menghadap kami setelah shalat, lalu bersabda,

صَلَّى النَّاسُ وَرَقَدُوا وَلَمْ تَزَالُوا فِى صَلاَةٍ مُنْذُ انْتَظَرْتُمُوهَا

Orang-orang shalat dan tidur, sedangkan kalian terus menerus di dalam shalat sejak kalian menunggu shalat tersebut.” (HR. Bukhari, no. 661)

 

Kesimpulan Mutiara Hadits

 

  • Hadits ini menunjukkan keutamaan menunggu shalat dan tidak cepat-cepat untuk melaksanakannya (menyegerakan iqamah).
  • Shalat bersama imam dengan menunggunya lebih utama daripada seseorang lebih dahulu shalat kemudian tidur. Kata Ibnu Hajar Al-Asqalani rahimahullah, walaupun nantinya ia melaksanakan shalat sendiri atau berjamaah. Hal ini juga menunjukkan bahwa jamaah itu bertingkat-tingkat.
  • Selama menunggu shalat dihitung berada dalam shalat.
  • Boleh mengundurkan waktu shalat Isya. Bahkan Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah shalat Isya di akhir waktu lebih afdhal selama tidak memberatkan jamaah. Jika sampai memberatkan, lebih baik shalat Isya dimajukan waktunya. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali juga berpandangan dianjurkannya shalat Isya untuk diakhirkan.
  • Waktu shalat Isya hingga pertengahan malam.

 

Referensi: (1) Bahjah An-Nazhirin Syarh Riyadh Ash-Shalihin karya Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali, 2: 241-242. (2) Fath Al-Bari karya Ibnu Hajar Al-Asqalani terbitan Dar Thiybah, 2: 138. (3) Kunuz Riyadh Ash-Shalihin, 13: 352-356. (4) Syarh Riyadh Ash-Shalihin karya Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin, 5: 68.

 

@ DS, Panggang, Gunungkidul, Rabu pagi, 22 Rajab 1438 H

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Follow Us : Facebook Muhammad Abduh Tuasikal (bisa ikuti kajian LIVE via Facebook)

Fans Page Facebook Rumasyho | Twitter @RumayshoCom | Instagram @RumayshoCom | Channel Telegram @RumayshoCom | Channel Telegram @TanyaRumayshoCom | Channel Youtube Rumaysho TV

Biar membuka Rumaysho.Com mudah, downloadlah aplikasi Rumaysho.Com lewat Play Store di sini.

Hadits Tentang Mengakhirkan Waktu Sholat Isya Dan Dzuhur Bolehkah Menunda Solat Isa Di Bulan Puasa Bolehkah Melbatkan Shalat Untuk Menunggu Imam Waktu Untuk Sholat Isya Sendiri Dibulan Ramadhan

About Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Lulusan S-1 Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan S-2 Polymer Engineering (Chemical Engineering) King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Guru dan Masyaikh yang pernah diambil ilmunya: Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy-Syatsri dan Syaikh Shalih Al-'Ushaimi. Sekarang menjadi Pimpinan Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul.

Kunjungi Pula Artikel

Catatan tentang Shalat Tahajud

Berikut beberapa catatan tentang shalat tahajud.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *