Home Teladan Paman, Bibi, dan Sepupu Nabi Muhammad

Paman, Bibi, dan Sepupu Nabi Muhammad

2760
1

Sudah kenal siapa saja Paman dan Bibi Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, begitu pula sepupu-sepupu beliau? Ada yang di antara mereka yang Islam dan ada di antara mereka yang kafir, ada yang diperselisihkan keislamannya.

 

Paman-paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (dari saudara ayah beliau, disebut ‘amm) adalah: Hamzah, Al-‘Abbas, Abu Thalib ‘Abdu Manaf, Abu Lahab ‘Abdul ‘Uzza, Az-Zubair, ‘Abdul Ka’bah, Al-Muqawwam, Dhirar, Qitsm, Al-Mughirah (Hajl), Al-Ghaidaq Mush’ab, dan Al-Harits. Ada yang menyatakan bahwa Al-Muqawwam dan Al-Harits itu orang yang sama. Semuanya ada dua belas paman. Paman beliau yang paling tua adalah Al-Harits, yang paling muda adalah Al-‘Abbas.

Paman Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam yang bertemu dengan masa keislaman adalah Abu Thalib, Abu Lahab, Hamzah, dan Al-‘Abbas. Lantas yang masuk Islam hanyalah dua yaitu Hamzah dan Al-‘Abbas.

 

Sedangkan bibi beliau (dari saudara ayah beliau, disebut ‘ammah) adalah: Shafiyyah Ummu Az-Zubair bin Al-‘Awwam, ‘Aatikah, Barrah, Arwa, Umaymah, Ummu Hakim Al-Baidha’. Yang masuk Islam adalah Shafiyyah. Sedangkan ‘Aatikah dan Arwa diperselisihkan keislamannya.

 

Sedangkan sepupu beliau yang laki-laki (anak dari paman beliau dari saudara ayah, disebut abna’ ‘amm) ada dua puluh lima. Semuanya masuk Islam kecuali Thalib bin Abi Thalib, dan ‘Utaibah bin Abi Lahab. Sepupu-sepupu yang paling masyhur adalah ‘Ali bin Abi Thalib, Ja’far bin Abi Thalib, ‘Uqail bin Abi Thalib, ‘Abdullah bin ‘Abbas, Al-Fahl bin ‘Abbas, ‘Ubaidullah bin ‘Abbas, Qitsm bin Al-‘Abbas, Abu Sufyan bin Al-Harits, dan Rabi’ah bin Al-Harits.

 

Sepupu beliau yang perempuan dari paman beliau dari saudara ayah adalah Ummu Hani binti Abi Thalib, Dhaba’ah binti Az-Zubair, Dirrah binti Abi Lahb, dan Umamah binti Hamzah.

 

Sepupu beliau dari ‘Ammat (anak dari saudara perempuan dari ayah beliau) ada sebelas laki-laki dan tiga perempuan yaitu ‘Amir bin Baydha’ dan Zuhair (keduanya anak dari ‘Aatikah), lalu ‘Abdullah bin Jahsy, ‘Ubaidullah bin Jahsy, lalu Az-Zubair bin Al-‘Awwam, Zainab binti Jahsy, Hamnah binti Jahsy. Semuanya masuk Islam kecuali ‘Ubaidullah bin Jahsy.

Lihat Kayfa ‘Aamalahum, hlm. 147-148.

 

Referensi:

Kayfa ‘Aamalahum. Cetakan keempat, Tahun 1438 H. Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid. Penerbit Zad Group.

 


 

Perjalanan ke Klaten Jawa Tengah, Selasa pagi, 20 Dzulqa’dah 1440 H

Oleh: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel Rumaysho.Com

1 COMMENT

Tinggalkan Balasan

Please enter your comment!
Please enter your name here