Jika Mampu Melakukan Sebagian, Jangan Tinggalkan Seluruhnya

“Jika tidak didapati seluruhnya, jangan tinggalkan seluruhnya (yang mampu dikerjakan).” (Kaedah Fikih)

Kaedah Fikih (8), Menerjang Haram Saat Darurat Sesuai Kadarnya

Kaedah fikih berikut adalah lanjutan dari kaedah sebelumnya mengenai menerjang yang haram saat darurat. Mohon ditelaah kembali apa yang dimaksud keadaan darurat yang telah dijelaskan sebelumnya di sini. Ada syarat yang mesti diperhatikan dari kaedah tersebut bahwa menerjang yang haram tersebut sesuai dengan kadar yang dibutuhkan, tidak secara terus menerus yang haram diterjang. Jika sudah lepas keadaan darurat, maka harus berhenti mengkonsumsi yang haram. Inilah syarat yang akan dijelaskan dalam kaedah fikih kali ini.
belajar_agama

Apakah Hadits Mursal Bisa Dijadikan Hujjah?

Hadits mursal masuk dalam pembahasan hadits-hadits yang terputus sanadnya. Secara istilah, hadits mursal berarti hadits yang di akhir sanad yaitu di atas tabi’in terputus....

Faedah Fikih dari Hadits Niat

Sudah sangat ma’ruf hadits mengenai niat yaitu hadits dari sahabat Umar bin Khottob bahwasanya setiap amalan tergantung pada niatnya. Ada beberapa pelajaran fikih yang bisa kita tarik secara ringkas dari hadits tersebut sebagaimana disebutkan oleh Syaikh As Sa’di ketika membahas hadits pertama dari kitab ‘Umdatul Ahkam berikut ini.

Dahulu Melakukan Keharaman, Sekarang Tahu Haramnya

Kewajiban itu ada setelah datang ilmu. Karena Allah tidaklah menyiksa hamba sampai diutus seorang Rasul atau sampai hujjah datang pada dirinya. Jika ada yang melakukan suatu keharaman dan baru mengetahui kalau itu haram, maka ia tidak terkena hukuman. Begitu pula jika ada yang meninggalkan suatu kewajiban dan baru mengetahui kalau itu wajib, maka ia tidak punya kewajiban mengqodho’ (mengulang). Inilah kaedah fikih yang disampaikan Ibnu Taimiyah rahimahullah yang bisa menjawab berbagai polemik sampai pun polemik mengenai pekerjaan haram dan sekarang sudah bertaubat.

Wajib Lebih Utama daripada Sunnah

Perlu dipahami bahwa ibadah wajib lebih utama daripada ibadah sunnah. Ini berlaku dalam shalat dan puasa. Namun ada pengecualian dalam beberapa perkara.
imam_syafii_al_umm

Mengenal Qaul Jadid dan Qaul Qadim dari Imam Syafi’i

Apa itu qaul jadid dan qaul qadim dari Imam Syafi'i? Anda sebagai pengikut Syafi'iyah di tanah air patut mengenalnya.
memaksa_tembak_mati

Kaedah Fikih (20): Dipaksa, Tidak Dikenai Dosa

Kalau dipaksa, maka tidak dikenai dosa. Maksudnya bagaimana?   Syaikh As-Sa’di rahimahullah dalam bait sya’irnya berkata, وَالخَطَاءُ وَالإِكْرَاهُ وَالنِّسْيَانُ أَسْقَطَهُ مَعْبُوْدُنَا الرَّحْمَانُ لَكِنْ مَعَ الإِتْلاَفِ يَثْبُتُ البَدَلُ وَيَنْتَفِي التَّأْثِيْمُ عَنْهُ...
niat

Kaedah Fikih (1), Niat Syarat Seluruh Amal

Niat syarat seluruh amal, karena niat akan baik atau jeleknya suatu amal
suci_najis

Kaedah Suci dan Najis dari Asy Syaukani

Kami sangat tertarik sekali dengan Fiqh Imam Besar Muhammad bin ‘Ali Asy Syaukani. Pernah kami bahas dalam suatu majelis tentang fiqih thoharoh dari kitab Asy Syaukani "Ad Daroril Madhiyah". Sedikit faedah yang kami peroleh sengaja kami tuangkan dalam tulisan ini.
shalat_masjid

Ibadah Sunnah Tidak Diserupakan dengan Ibadah Wajib

Selepas shalat wajib, kita diperintahkan untuk memisah antara shalat wajib dan shalat sunnah dengan dzikir atau berpindah tempat. Di antara hikmahnya agar ibadah wajib terpisah dengan ibadah sunnah, atau agar keduanya tidak sama. Begitu pula dalam beberapa macam ibadah, sesuatu yang sunnah tidak boleh disamakan dengan yang wajib.
musibah_1

Pelajaran dari Kisah Khidr: Mengambil Bahaya yang Lebih Ringan

Ada kaedah fikih yang mesti dipahami kaum muslimin, karena kita tidak bisa selamanya menemui maslahat, namun kadang kita harus berhadapan dengan dua bahaya.
istilah_hadits_syadz

Hadits Mahfuzh dan Hadits Syadz

Apakah saat wudhu, kepala dan telinga dipisah saat diusap? Coba pahami dahulu istilah syadz dan mahfuzh dalam masalah hadits dalam artikel berikut.

Hadits Dho’if dalam Fadhilah Amal

Hadits dho’if adalah setiap hadits yang mardud (tertolak) yang tidak memenuhi syarat hadits shahih atau hadits hasan. Boleh jadi hadits tersebut terputus sanadnya, terdapat perowi yang tidak ‘adl (tidak sholih), sering berdusta, dituduh dusta, sering keliru, atau hadits tersebut memiliki ‘illah (cacat yang tersembunyi) atau riwayatnya menyelisihi riwayat perowi yang lebih tsiqoh (lebih terpercaya) darinya.
suci_najis

Kaedah Fikih (10), Hukum Asal Air adalah Suci

Di antara kaedah hukum asal yang mesti dipahami adalah kaedah hukum asal air itu suci sampai ada yang menunjukkan najisnya. Kaedah fikih ini sangat membantu ketika kita menemukan suatu air apakah najis ataukah tidak. Maka selama tidak ada dalil yang menguatkan najisnya, maka tetap dihukumi suci. Kaedah ini dapat diterapkan untuk benda cair lainnya.
membunuh_dosa_besar_6

Kaedah Fikih (14): Hukum Asal Nyawa, Haram untuk Dibunuh

Hukum asal satu jiwa itu haram darahnya diambil atau dibunuh.
sakit_sehat_uzur_beramal

Rahasia Walau Uzur Tetap Dapat Pahala

Ini rahasianya, walau kita sakit tetap dapat pahala seperti beramal ketika sehat. Bagaimana bisa?

Apa itu Adel dan Fasik?

Apa itu 'adel, apa itu fasik?

Melakukan Larangan dan Meninggalkan Kewajiban Karena Lupa

Barangkali ada yang pernah melakukan kesalahan atau dosa, namun dilakukan dalam keadaan lupa. Apakah keadaan seperti itu, ia dihukumi ahli maksiat? Begitu pula ada yang meninggalkan kewajiban karena lupa, apa ia mesti mengerjakannya atau menggantinya?
3,608,510FansSuka
516,993PengikutMengikuti
66,872PengikutMengikuti
45,387PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru