Fikih Ketika Lupa

Bagaimana lupa kaitannya dengan fikih?

Apa itu Adel dan Fasik?

Apa itu 'adel, apa itu fasik?
shalat_masjid

Ibadah Sunnah Tidak Diserupakan dengan Ibadah Wajib

Selepas shalat wajib, kita diperintahkan untuk memisah antara shalat wajib dan shalat sunnah dengan dzikir atau berpindah tempat. Di antara hikmahnya agar ibadah wajib terpisah dengan ibadah sunnah, atau agar keduanya tidak sama. Begitu pula dalam beberapa macam ibadah, sesuatu yang sunnah tidak boleh disamakan dengan yang wajib.
Setan Menyusup Melalui Aliran Darah

Menolong dalam Maksiat Dihitung Maksiat

Barangsiapa menolong dalam yang haram atau dalam berbuat dosa, maka ia dihukumi sama dalam melakukan maksiat. Ini kaedah yang telah disimpulkan dari Al Qur'an dan hadits.

Hukum Asal Ibadah, Haram Sampai Ada Dalil

Sebagian kalangan mengemukakan alasan ketika suatu ibadah yang tidak ada dalilnya disanggah dengan celotehan, “Kan asalnya boleh kita beribadah, kenapa dilarang?” Sebenarnya orang yang mengemukakan semacam ini tidak paham akan kaedah yang digariskan oleh para ulama bahwa hukum asal suatu amalan ibadah adalah haram sampai adanya dalil. Berbeda dengan perkara duniawi (seperti HP, FB, internet), maka hukum asalnya itu boleh sampai ada dalil yang mengharamkan. Jadi, kedua kaedah ini tidak boleh dicampuradukkan. Sehingga bagi yang membuat suatu amalan tanpa tuntunan, bisa kita tanyakan, “Mana dalil yang memerintahkan?”
ilmu_hadits_01

Hadits Mudhthorib itu Apa?

Hadits mudhthorib itu apa? Anda semakin mengenal hadits dha'if jika memahami tulisan ini.

Kaedah Fikih (22): Bila Jadi Pengikut Berbeda dengan Berdiri Sendiri

“Ada yang dihukumi boleh ketika jadi pengikut, namun tidak boleh ketika berdiri sendiri.” Ini kaedah fikih yang kita pelajari saat ini. Syaikh As-Sa’di rahimahullah dalam...
suci_najis

Kaedah Fikih (10), Hukum Asal Air adalah Suci

Di antara kaedah hukum asal yang mesti dipahami adalah kaedah hukum asal air itu suci sampai ada yang menunjukkan najisnya. Kaedah fikih ini sangat membantu ketika kita menemukan suatu air apakah najis ataukah tidak. Maka selama tidak ada dalil yang menguatkan najisnya, maka tetap dihukumi suci. Kaedah ini dapat diterapkan untuk benda cair lainnya.
tawasul

Kaedah Fikih (2), Seluruh Ajaran Islam Mengandung Maslahat

Ajaran Islam sungguh adalah ajaran yang sangat indah. Setiap hukum yang ada tidaklah ada yang sia-sia. Mulai dari hal pakaian, penampilan, kebersihan dan ibadah, semua telah diajarkan. Dan semua ajaran tersebut mengandung maslahat dan bertujuan untuk meniadakan bahaya bagi hamba. Jilbab misalnya tidaklah wanita diperintahkan tanpa ada maslahat, namun ada maksud baik di balik itu. Wanita akan lebih terjaga ketika mengenakannya. Begitu pula dengan ajaran Islam lainnya.
ibadah_bid'ah

Kaedah Fikih (17): Ibadah yang Tidak Ada Tuntunan

Dalam kaedah fikih kali ini akan dibicarakan mengenai ibadah yang tidak ada tuntunan.

Kaedah: Qadha Shalat Safar Saat Mukim

Bagaimana kalau kita lupa melakukan shalat ketika safar, lalu ingin diqadha ketika mukim?
membunuh_dosa_besar_6

Kaedah Fikih (14): Hukum Asal Nyawa, Haram untuk Dibunuh

Hukum asal satu jiwa itu haram darahnya diambil atau dibunuh.
Maksiat

Kaedah Fikih (4), Ketika Dua Mafsadat Bertabrakan

Postingan kali ini adalah kelanjutan dari pelajaran kaedah fikih sebelumnya. Kaedah fikih kali ini mengangkat masalah ketika ada dua mafsadat (bahaya) terjadi di satu waktu, keduanya sama-sama haram dan mesti dilakukan salah satunya saat itu, manakah yang mesti dipilih? Kaedah inilah yang bisa menjawabnya.
sakit_sehat_uzur_beramal

Rahasia Walau Uzur Tetap Dapat Pahala

Ini rahasianya, walau kita sakit tetap dapat pahala seperti beramal ketika sehat. Bagaimana bisa?
ijma_sepakat_ulama

Kalau Ada Kata Sepakat Ulama

Kalau ada kata sepakat ulama (ijma’ ulama), maka tidak boleh diselisihi. Bahkan disepakati ulama bahwa kesepakatan ulama wajib diikuti.
amal shalih

Yang Lebih Dulu, Itulah yang Lebih Berhak

Siapa yang mendapati tempat lebih dulu -seperti pada shaf pertama-, dialah yang berhak menempatinya. Sehingga tidak boleh ada yang datang belakangan, mengusir orang yang lebih dulu datang, atau mengklaim bahwa itu adalah tempat yang menjadi kebiasaan ia shalat. Padahal tidak boleh menyatakan demikian pada tempat yang masih kosong dan belum ditempati lainnya. Jika kita mengetahui demikian, maka kita akan semangat meraih kebaikan dan berusaha mendapatkan yang terdepan.

Jika Mampu Melakukan Sebagian, Jangan Tinggalkan Seluruhnya

“Jika tidak didapati seluruhnya, jangan tinggalkan seluruhnya (yang mampu dikerjakan).” (Kaedah Fikih)
tidak_tahu_bodoh_ilmu

Tidak Tahu, Pasti Dimaafkan?

Bisakah orang yang tidak tahu alias bodoh pada suatu amalan dihukumi dosa? Apakah setiap tindakan tidak tahu pasti dimaafkan? Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin pernah...
darurat_haram

Makna Darurat Membolehkan Sesuatu yang Haram

Apa maksud kaedah darurat membolehkan sesuatu yang haram? Apakah dalam keadaan darurat boleh berobat dengan yang haram? Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin rahimahullah pernah memberikan...
3,587,014FansSuka
72,406PengikutMengikuti
56,199PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru