ijma_sepakat_ulama

Kalau Ada Kata Sepakat Ulama

Kalau ada kata sepakat ulama (ijma’ ulama), maka tidak boleh diselisihi. Bahkan disepakati ulama bahwa kesepakatan ulama wajib diikuti.

Wajib Hanya Bisa Dikalahkan dengan yang Wajib

“Perkara wajib tidaklah ditinggalkan kecuali karena perkara wajib." Ini kaedah yang benar-benar manfaat jika direnungkan.
amal shalih

Yang Lebih Dulu, Itulah yang Lebih Berhak

Siapa yang mendapati tempat lebih dulu -seperti pada shaf pertama-, dialah yang berhak menempatinya. Sehingga tidak boleh ada yang datang belakangan, mengusir orang yang lebih dulu datang, atau mengklaim bahwa itu adalah tempat yang menjadi kebiasaan ia shalat. Padahal tidak boleh menyatakan demikian pada tempat yang masih kosong dan belum ditempati lainnya. Jika kita mengetahui demikian, maka kita akan semangat meraih kebaikan dan berusaha mendapatkan yang terdepan.
membunuh_dosa_besar_6

Kaedah Fikih (14): Hukum Asal Nyawa, Haram untuk Dibunuh

Hukum asal satu jiwa itu haram darahnya diambil atau dibunuh.
niat

Kaedah Fikih (1), Niat Syarat Seluruh Amal

Niat syarat seluruh amal, karena niat akan baik atau jeleknya suatu amal
suci_najis

Kaedah Fikih (10), Hukum Asal Air adalah Suci

Di antara kaedah hukum asal yang mesti dipahami adalah kaedah hukum asal air itu suci sampai ada yang menunjukkan najisnya. Kaedah fikih ini sangat membantu ketika kita menemukan suatu air apakah najis ataukah tidak. Maka selama tidak ada dalil yang menguatkan najisnya, maka tetap dihukumi suci. Kaedah ini dapat diterapkan untuk benda cair lainnya.
Setan Menyusup Melalui Aliran Darah

Menolong dalam Maksiat Dihitung Maksiat

Barangsiapa menolong dalam yang haram atau dalam berbuat dosa, maka ia dihukumi sama dalam melakukan maksiat. Ini kaedah yang telah disimpulkan dari Al Qur'an dan hadits.
hadits_hasan_makbatah_madinah

Apa itu Hadits Hasan Lighairihi?

Dalam istilah hadits, ada dikenal hadits Hasan Lighairihi. Apa yang dimaksud istilah hasan lighairihi?
puasa_syawal

Kaedah Fikih (16): Hukum Adat (Kebiasaan Manusia) Asalnya Boleh

Hukum asal adat atau kebiasaan manusia adalah boleh sampai ada dalil yang melarang. Ini kaedah penting dari kaedah fikih yang patut diingat.

Kaedah Fikih (8), Menerjang Haram Saat Darurat Sesuai Kadarnya

Kaedah fikih berikut adalah lanjutan dari kaedah sebelumnya mengenai menerjang yang haram saat darurat. Mohon ditelaah kembali apa yang dimaksud keadaan darurat yang telah dijelaskan sebelumnya di sini. Ada syarat yang mesti diperhatikan dari kaedah tersebut bahwa menerjang yang haram tersebut sesuai dengan kadar yang dibutuhkan, tidak secara terus menerus yang haram diterjang. Jika sudah lepas keadaan darurat, maka harus berhenti mengkonsumsi yang haram. Inilah syarat yang akan dijelaskan dalam kaedah fikih kali ini.

Faedah Fikih dari Hadits Niat

Sudah sangat ma’ruf hadits mengenai niat yaitu hadits dari sahabat Umar bin Khottob bahwasanya setiap amalan tergantung pada niatnya. Ada beberapa pelajaran fikih yang bisa kita tarik secara ringkas dari hadits tersebut sebagaimana disebutkan oleh Syaikh As Sa’di ketika membahas hadits pertama dari kitab ‘Umdatul Ahkam berikut ini.

Kaedah Fikih (21): Kalau Lupa Bagaimana?

Bagaimana kalau seseorang lupa? Lupa mengerjakan shalat, atau lupa makan saat puasa, bagaimana hukumnya?

Memanfaatkan Milik Orang Lain Harus dengan Izin

Ini adalah suatu aturan dalam Islam sehingga kita tidak seenaknya melanggar hak yang menjadi milik orang lain. Para ulama juga membuat kaedah dalam bab fikih ketika membahas ghosob (harta curian), “Tidak boleh seseorang memanfaatkan milik orang lain tanpa izinnya."
Nasehat Bagi yang Mandul dan Tak Kunjung Hamil

Kaedah Fikih (12): Hukum Asal Hubungan Biologis

Perzinaan adalah suatu hal yang diharamkan. Karenan halalnya kemaluan wanita lain haruslah lewat akad nikah. Inilah ajaran Islam yang punya maksud untuk menjaga kesucian wanita dan tidak bercampurnya nasab.
maslahat

Cerdas dalam Memilih Maslahat dan Mudarat

Tidak selamanya seseorang mengambil yang semuanya baik, kadang ia harus menaruh pilihan pada yang terbaik di antara dua pilihan. Suatu waktu bisa pula dihadapkan dengan dua mudarat sehingga ia harus mengambil yang mudaratnya lebih ringan.
shalat_masjid

Ibadah Sunnah Tidak Diserupakan dengan Ibadah Wajib

Selepas shalat wajib, kita diperintahkan untuk memisah antara shalat wajib dan shalat sunnah dengan dzikir atau berpindah tempat. Di antara hikmahnya agar ibadah wajib terpisah dengan ibadah sunnah, atau agar keduanya tidak sama. Begitu pula dalam beberapa macam ibadah, sesuatu yang sunnah tidak boleh disamakan dengan yang wajib.
3,589,335FansSuka
71,446PengikutMengikuti
53,930PelangganBerlangganan

Artikel Terbaru