Home / Thoharoh / Suci Haidh Sebelum Matahari Tenggelam

Suci Haidh Sebelum Matahari Tenggelam

Mandi Wajib Saat Maghrib Mandi Wajib Haid Sore Hari Setelah Mandi Waktu Sholat Habis Shalat Maghrib Tapi Belum Mandi Sore Shalat Yang Harus Dilakukan Jika Mandi Wajib Sebelum Dzuhur

Jika wanita haidh suci sebelum tenggelam matahari, ia tetap harus mengerjakan shalat Ashar, juga shalat Zhuhur. Begitu pula jika wanita suci sebelum Fajar Shubuh atau di waktu Isya, maka ia tetap mengerjakan shalat Maghrib dan shalat Isya. Alasannya adalah riwayat dari sahabat dan tabi’in dalam masalah ini yang disebutkan dalam kitab Al Muntaqo fil Ahkamisy Syari’ah min Kalami Khoiril Bariyyah karya Majduddin Abul Barokat ‘Abdus Salam Ibnu Taimiyah Al Khoroni (kakek Ibnu Taimiyah).

وَعَنْ ابْنِ عَبَّاسٍ أَنَّهُ كَانَ يَقُولُ : إذَا طَهُرَتْ الْحَائِضُ بَعْدَ الْعَصْرِ صَلَّتْ الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ ، وَإِذَا طَهُرَتْ بَعْد الْعِشَاء صَلَّتْ الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ .

Dari Ibnu ‘Abbas, ia berkata, “Jika wanita haidh suci setelah ‘Ashar, maka ia tetap mengerjakan shalat Zhuhur dan shalat ‘Ashar. Jika ia suci di waktu ‘Isya, maka ia tetap mengerjakan shalat Maghrib dan shalat ‘Isya. (Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah 2/122, Ad Darimi 894, Ibnul Mundzir dalam  Al Awsath 2/243 dan Al Baihaqi 1/387)

وَعَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَوْفٍ قَالَ : إذَا طَهُرَتْ الْحَائِضُ قَبْلَ أَنْ تَغْرُبَ الشَّمْسُ صَلَّتْ الظُّهْرَ وَالْعَصْرَ ، وَإِذَا طَهُرَتْ قَبْل الْفَجْر صَلَّتْ الْمَغْرِبَ وَالْعِشَاءَ رَوَاهُمَا سَعِيدُ بْنُ مَنْصُورٍ فِي سُنَنِهِ وَالْأَثْرَمُ ، وَقَالَ : قَالَ أَحْمَدُ : عَامَّةُ التَّابِعِينَ يَقُولُونَ بِهَذَا الْقَوْلِ إلَّا الْحَسَنَ وَحْدَهُ ا هـ .

Dari ‘Abdurrahman bin ‘Auf, ia berkata, “Jika wanita haidh suci sebelum tenggelam matahari, maka ia tetap harus mengerjakan shalat Zhuhur dan ‘Ashar. Jika ia suci sebelum Fajar (waktu Shubuh), maka ia tetap mengerjakan shalat Maghrib dan Isya. (Dikeluarkan oleh Ibnu Abi Syaibah 2/122, Ibnul Mundzir dalam Al Awsath 2/243, Al Baihaqi 1/387)

Kedua riwayat di atas diriwayatkan oleh Sa’id bin Manshur dalam kitab sunannya dan Al Atsrom. Imam Ahmad berkata bahwa mayoritas tabi’in berpendapat seperti ini kecuali Al Hasan Al Bashri yang menyelisihinya. (Lihat Al Awsath karya Ibnul Mundzir 2/245, Al Mughni 2/46)

Guru kami Syaikh Sholeh Al Fauzan -rahimahullah- berkata, “Dua waktu shalat jadi satu waktu dalam kondisi darurat.” (Durus harian Syaikh Sholeh Al Fauzan di kota Riyadh, 19 Syawwal 1432 H, bahasan kitab Al Muntaqo karya kakek Ibnu Taimiyah)

Keterangan: Kitab syarh (penjelas) dari kitab Al Muntaqo adalah Nailul Author karya Asy Syaukani yang telah sangat ma’ruf di tengah-tengah kita.

Dari bahasan di atas, jika wanita haidh suci di waktu ‘Ashar, maka ia tetap mengerjakan shalat Zhuhur dan Ashar. Jika ia suci di waktu ‘Isya, maka ia tetap mengerjakan shalat Maghrib dan Isya.
Semoga Allah memberikan ilmu yang bermanfaat. Wallahu waliyyut taufiq.

Dirampungkan di saat matahari terbit di Ummul Hamam, Riyadh KSA

20 Syawwal 1432 H (18/09/2011)

www.rumaysho.com

Wanita Yang Mandi Waktu Maghrib Menurut Islam Waktu Untuk Mandi Wajib Setelah Haid Waktu Mandi Wajid Setelah Shalat Ashar Waktu Mandi Wajib Setelah Haid Waktu Mandi Wajib Habis Haid Harus Sore

About Muhammad Abduh Tuasikal, MSc

Lulusan S-1 Teknik Kimia Universitas Gadjah Mada Yogyakarta dan S-2 Polymer Engineering (Chemical Engineering) King Saud University, Riyadh, Saudi Arabia. Guru dan Masyaikh yang pernah diambil ilmunya: Syaikh Shalih Al-Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy-Syatsri dan Syaikh Shalih Al-'Ushaimi. Sekarang menjadi Pimpinan Pesantren Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul.

Kunjungi Pula Artikel

Manhajus Salikin: Najisnya Kotoran Hewan

Apakah kotoran hewan semuanya najis?

15 comments

  1. Assalamu’alaikum.. saya hendak bertanya begini. saya biasanya haid
    selama 7 hari.. nah pada hari kelima sore masih keluar merah kental
    seperti haid namun hanya di sore hari saja. jika saya tidak mengguakan
    pembalut tembus hingga ke celana dalam artian darahnya masih keluar
    lumayan tidak terlalu sedikit. semalaman darahnya tidak keluar maka saya
    memutuskan mandi besar utk shoolat subuh. esoknya, saya kuliah hingga
    seharian sampai sore jam 5. jam 5 tsb tiba-tiba ada beberapa tetes
    darah merah yang warnanya tidak setebal darah haid namun jelas itu
    darah. kemudian sekitar jam stengah 7 ketika saya melap kemaluan dg tisu
    dan ad lendir berwarna coklat campur kemerahan di tisu. apakah hukumnya
    saya masih haid atau itu adalah istihadah? padahal seharian itu saya
    sudah melaksanakan sholat hingga ashar.padaa saat itu saya meghukuminya
    haid maka saya tidak mandi dan sholat. karena kebiasaan saya 6 atau 7
    hari dan darah yang keluar ini masih dalam rentang 7 hari.
    syukron.Assalamu’alaikum.

  2. assalamu’alaykum..
    1. saya mau menanyakan apakah saat haid itu rambut seorang muslimah jika ada yang berjatuhan harus dikumpulkan?(sampai-sampai ada orang tertentu jika selama masa haid tidak berani mandi). karena saat dulu istri saya belajar di pesantren ada keterangan yang menjelaskan demikian. jadi termasuk memotong kuku harus di simpan dulu, tidak boleh hilang/terbuang.
    2. lalu dalam kasus yg sama saat belum masa haid pada salah satu bagian tubuh kita tidak ada benjolan (karena sesuatu hal)lalu saat haid ada benjolan, teman istri saya bilang bagian itu harus dipotong.
    bagimana dengan demikian?, mohon penjelasan nya! jika ada beserta dali yg menerangkan tentang hukum kedua hal yang saya tanyakan. terima kasih, jazakumulloh…..

  3. bila berkaitan dgn shoum wajib gmn? misal suci jam 10 pagi. apakah puasa (dgn niat di waktu sahur,krn memang sdh diperkirakan hari itu selesai haid) atau sholat saja tanpa puasa?
    Saya jg pernah mengalami kasus, sudah bersuci, sdh puasa, eh ternyata ba’da maghrib keluar flek lagi. bagaimana puasa hari tsb? sah tdk??
     

    • 1. Jika suci haidh di siang hari, maka segera mandi dan kerjakan shalat, namun tidak perlu puasa. Puasa hari itu diqodho.
      2. Jika sebelum maghrib datang haidh, maka puasa hari itu batal dan harus diqodho di hari lain.,

  4. assalamualaikum ustadz.
    jika suci setelah sholat magrib, maka harus sholat magrib dan isya kan?
    sholat nya dalam satu waktu sekaligus seperti sholat jama’ atau bagaimana yah?
    mohon penjelasannya ustadz.
    jazakallahu khoiron katsiro
    barakallahu fiyk ustadz.

    ‘alaikumsalam warahmatullah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *