Masih Ragu Merokok itu Haram


Ada sebuah soal di website Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz yang pernah menjabat sebagai ketua komisi fatwa di KSA (Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’):

Sahabatku masih belum yakin akan haramnya merokok. Sahabatku tersebut berkata, “Aku tidak mau membenarkan hal itu sampai aku sendiri yang mendengar fatwa dari Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz yang menerangkan tentang hukum merokok.” Jadi tolong, wahai Syaikh untuk menyampaikan nasehat pada sahabatku tersebut. Jazakumullah khoiron.

Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz memberikan jawaban,

Merokok menurut kami hukumnya haram. Kita pun telah mengetahui bagaimana hukum rokok itu sendiri dari sisi bahaya yang begitu banyak yang ditimbulkan. Itulah mengapa rokok itu haram tanpa diragukan lagi. Para pakar kesehatan telah menyatakan bahwa rokok dapat menimbulkan bahaya yang amat banyak. Oleh karena itu, wajib bagi setiap muslim untuk meninggalkan dan berhati-hati dengan rokok. Allah sendiri melarang orang yang beriman mencelakakan dirinya sendiri. Allah Ta’ala berfirman,

وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ

Dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan“. (QS. Al Baqarah: 195). Allah Ta’ala juga berfirman,

وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا

Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu“. (QS. An Nisaa: 29).  Oleh karenanya, wajib bagi setiap mukmin dan mukminah untuk menjauhi apa yang Allah haramkan dan apa yang menimbulkan bahaya bagi agama, diri dan badannya. Allah sungguh amat menyayangi hamba-Nya, jadinya Allah pun melarang segala hal yang bisa memudhorotkan mereka. Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda,

لا ضَرَرَ ولا ضِرارَ

Tidak boleh memulai memberi dampak buruk (mudhorot) pada orang lain, begitu pula membalasnya.” Rokok sudah amat jelas memberikan dampak bahaya dan hal ini telah disepakati oleh pakarnya, yaitu para dokter. Ahli kesehatan dan para peneliti telah sepakat (berijma’) akan dampak rokok yang amat-amat berbahaya.

Aku menasehati kepada sahabatmu untuk bertakwa pada Allah dan hendaklah ia meninggalkan hal-hal yang kotor, lalu hendaklah ia bertaubat pada Allah karena dosa tersebut. Semoga seperti ini bisa mengendalikan kesehatannya, selamat dari murka Allah, dan hartanya pun jadi terjaga (tidak boros).

Wallahul musta’an.

Sumber fatwa: http://www.binbaz.org.sa/mat/12026

 

@ Sakan 16 KSU, Riyadh KSA

30 Syawwal 1432 H (28/09/2011)

www.rumaysho.com



Pernah mengenyam pendidikan S1 di Teknik Kimia UGM Yogyakarta dan S2 Polymer Engineering di King Saud University Riyadh. Pernah menimba ilmu diin dari Syaikh Sholeh Al Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy Syatsri, dan Syaikh Sholeh Al 'Ushoimi. Aktivitas beliau sebagai Pimpinan Pesantren Darush Sholihin Gunungkidul, Pengasuh Rumaysho.Com, serta Pimpinan Redaksi Muslim.Or.Id.


  • Ara

    termasuk diantaranya, pasti juga haram hukumnya orang yang memasang bom dibadannya sendiri dan kemudian meledakkannya dikerumunan manusia lainnya… (berpegang pada ayat AlBaqarah 195 dan An Nissa 29).

    • Abdullah

      Apa yang dinyatakan Ara di atas kemungkinan berangkat dari tidak setujunya beliau atas hukum haramnya merokok, lalu ingin membantahnya dengan menyudutkan ustadz Abu Rumaysho solah2 pemilik website ini adalah pendukung Bom Bunuh Diri. 

      apa mentang2 website ini pembelah sunnah jenggot, celana cingkrang dan si empunya pakai nama kunyah ‘Abu’ , lantas anda sematkan label teroris kepada beliau ?

      kita katakan : ‘Anda salah alamat !!!’

      padahal telah berlalu sekian banyak artikel rumaysho.com yang ingkar terhadap aksi terorisme , lihat :

      http://www.rumaysho.com/component/search/?searchword=bom&ordering=&searchphrase=all

       

      • Anthony_clark59

        Semoga Allah mengampuni dosa orang yang mencela suatu pertanyaan dengan asas “kemungkinan”. Semoga Allah selalu memberi hidayah kepada kita untuk selalu berbaik sangka kepada orang lain.

      • Damas Triyono

        Terorisme bukan bagian dr kami (Muslim). @Ara : km salah alamat, dan buruk sangkamu tanpa mencari tahu dulu, bertaubatlah.

  • Mhaikal

    Selain nikotin dan ratusan racun berbahaya lainnya, rokok juga mengandung unsur radioaktif yang disebut sebagai ion alfa. Keberadaan unsur berbahaya ini diklaim sudah diketahui oleh industri rokok, namun disembunyikan selama 42 tahun.

    Klaim mengejutkan ini disampaikan oleh para peneliti dari University of California di Los Angeles dan dipublikasikan di jurnal Nicotine and Tobacco Research. Para peneliti mengungkap hal itu setelah mempelajari dokumen-dokumen rahasia dari industri rokok sejak tahun 1998.

    Salah satu dokumen menyebutkan, adanya bahan radioaktif dalam rokok sudah diketahui 5 tahun lebih awal daripada yang diduga selama ini. Pada awal 1960-an, industri rokok diam-diam sudah melakukan investigasi mendalam terkait kemungkinan adanya unsur radiasi.
    “Industri rokok sudah menyadari adanya unsur radioaktif dalam rokok sejak 1959. Mereka tahu itu memicu kanker, tetapi menyembunyikan fakta itu bertahun-tahun,” ungkap Hrayr S Karagueuzian, profesor kardiologi yang memimpin penelitian itu seperti dikutip dari Indiavision, Jumat (30/9/2011).Tak hanya itu, dokumen tersebut juga menunjukkan bahwa selama itu industri rokok berusaha mengaburkan fakta tentang radiasi asap rokok dan bahayanya bagi kesehatan. Hasil-hasil penyelidikan tentang ion alfa yang berbahaya tidak boleh dipublikasikan.Unsur radioaktif dalam rokok, seperti ditulis detikHealth sebelumnya, berasal dari mineral alami di dalam tanah maupun penggunaan pupuk. Salah satu unsur yang melepaskan ion alfa adalah polonium, yang tingkat radiasinya disebut-sebut 7 kali lebih besar dari sinar X.Efek radiasi pada asap rokok bisa terakumulasi, kemudian dalam jangka panjang akan memicu kerusakan paru-paru atau bahkan kanker. Bukan hanya perokok aktif saja yang bisa terkena dampaknya, perokok pasif atau bahkan third hand smoker juga terancam kesehatannya.

    Sumber: http://www.detikhealth.com

    • adi

      Pabriknya petani tembakau karyawannya harus ditutup kalau gak omong kosong. Jangan terima pajak dari pabrik rokok bukan malah diperbesar buat dana pembangunan. Berartl kita semua menikmati hasil dari barang haramq

  • Kalem_20

    Assallamuallaikum.
    Usta. Apabila rokok itu haram. Apakah itu jg menjadi penyebab doa tdk terkabul untuk perokok itu sendiri? Mohon dijawab.

    Jazzakulloh.

    Wassallamuallaikum.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumus salam

      Bisa jadi spt itu. Semoga Allah menjauhkan kita dari doa yang sulit terkabul.

  • Bwahono03

    assallamu’allaikum 
    ustad kalau menerima bia siswa dari pabrik rokok haram ndak 

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumus salam. Tidak boleh.

      • beni santoso

        ustad, kenapa pabrik rokok tidak di tutup saja, trs kenapa MUI tidak mendesak pemerintah supaya di tutup saja, pabrik rokoknya,

  • Halim

    Mohon izin USt untuk COPAS, untuk rekan dan blog saya. semoga segala kebaikan dan ilmu UST mendapat balasan dari ALLA SWT, Amiin

  • djumri

    Assalamualaikum
    Apakah dlm ceramah agama baik dimasjid atau diluar masjid tdk boleh membicarakan furu atau fiqih

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Waalaikumussalam. Boleh, tdk ada larangan

      Muhammad Abduh Tuasikal
      Sent from my iPad 3

  • http://twitter.com/hayati16165055 yati

    gmna cra menyikapi org skrg yg smuanya hmpir mrokok

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Dakwahi dg pelan2.

      Sent from my BlackBerry®
      powered by Sinyal Kuat INDOSAT

  • Mas Tommy

    Ustad, sekarang banyak bermunculan rokok jenis herbal yang konon mengandung banyak manfaat bagi kesehatan, dan tidak memberikan dampak negatif bagi para perokok, bahkan tidak berbau spt rokok lainnya.
    Menurut klaim beberapa orang, bahkan sisa pembakarannya pun (baca: abu) dapat mengobati penyakit2 kulit.

    Dahulu saya pernah menggunakannya. Saat ini, saya telah berhenti dari kebiasaan merokok sama sekali.

    Sepanjang apa yang saya rasakan rokok herbal tsb berbeda dengan rokok konvensional yang ada.

    Seandainya hal itu benar, lantas apa hukumnya mengkomsumsi rokok herbal? Apakah tetap haram sebagaimana hukum mengkomsumsi rokok non herbal? Tulisan di bawah ini menjelaskan hal tersebut.

    Pengertian Rokok Herbal

    Rokok Herbal adalah sebuah silinder dari kertas berukuran panjang antara 70 hingga 120 mm yang berisi ramuan tembakau dan beberapa bahan aktif yang memiliki zat dan efek farmakologi yang bermanfaat untuk tubuh. (rokokherbal com)

    Definisi Rokok Herbal Sin

    “Rokok Herbal Sin di produksi karena dilatar belakangi oleh makin banyaknya Kemiskinan, anak-anak yatim piatu, pengangguran serta penderita penyakit pada perokok aktif maupun pasif. Sehingga dengan dilandasi pengetahuan KH.Abdul Malik dan pengalaman beliau didalam mengobati berbagai macam penyakit selama puluhan tahun, maka KH.Abdul Malik menciptakan suatu terapi pengobatan dengan media Rokok”

    Dalam rokok non herbal ditemukan bahwa zat kimia yang dikandung asap rokok tersebut, menyimpan lebih dari 4000 elemen senyawa kimia, sebagian besarnya merupakan zat yang berbahaya bagi kesehatan tubuh, terutama apa yang disebut dengan Tar dan Nikotin.

    Di dalam Rokok Herbal terdapat ramuan yang diolah menjadi bahan campuran tembakau pilihan. Campuran inilah yang diklaim mampu menetralkan kandungan Tar dan Nikotin. Ramuan ini juga bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah, membersihkan racun dalam tubuh terutama pada saluran pernafasan, tenggorokan dan paru-paru.

    Terkait dengan hukum merokok, pimpinan perusahaan (pak kyai) mengakui bahwa rokok herbal maslahatnya jauh lebih banyak daripada mudharatnya.
    Dimana harapan beliau, ummat Islam mulai melirik produk berbasis agama, karena jika rokok diproduksi dengan menggunakan pendekatan-pendekatan agama maka akan menarik minat ummat untuk menggunakan rokok ini sebagai rokok sehari-hari.

    Ditunggu kajiannya ustad…
    1. Karena memang banyak para perokok yg beralih ke jenis rokok herbal ini karena melihat manfaat2nya.
    2. Trus bagaimana juga dengan rokok elektrik…

    Wasalam

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wallahu a’lam

      Sy belum pelajari lbh jauh ttg hukum rokok tsb.

      Moga lain waktu bisa dibahas.

      Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
      Rumaysho.com via my Iphone

  • Pingback: Bagi yang Berbau Rokok, Janganlah Dekati Masjid Kami | Rumaysho.Com | Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat

  • Toton Suryotono

    الَّذِينَ تَتَوَفَّاهُمُ الْمَلَائِكَةُ ظَالِمِي أَنْفُسِهِمْ ۖ فَأَلْقَوُا السَّلَمَ مَا كُنَّا نَعْمَلُ مِنْ سُوءٍ ۚ بَلَىٰ إِنَّ اللَّهَ عَلِيمٌ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ
    (yaitu) orang-orang yang dimatikan oleh para malaikat dalam keadaan berbuat zalim kepada diri mereka sendiri, lalu mereka menyerah diri (sambil berkata); “Kami sekali-kali tidak ada mengerjakan sesuatu kejahatanpun”. (Malaikat menjawab): “Ada, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang telah kamu kerjakan”.
    (al-Qur’an An-Naḥl[16]:28)

    Mungkin ada yang berpendapat ayat di atas tidak berlaku untuk merokok. Hawa nafsu membuat kita membodohi diri kita sendiri. Maha Suci Allah dengan segala firmanNya.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Ayat itu pantas direnungkan oleh ahli hisab.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Allah jelas haramkan dong. Jangan bilang halal kalau tdk punya dalil.