Menggabungkan Niat Shalat Rawatib dan Tahiyatul Masjid


Pertanyaan:

Wahai Syaikh yang mulia, apakah dua raka’at shalat Dhuha bisa digabungkan dengan shalat sunnah tahiyatul masjid?

Jawaban:

Misalnya seseorang masuk masjid pada waktu Dhuha, lalu ia berniat melaksanakan shalat Dhuha, maka shalat tahiyatul masjid sudah termasuk di dalamnya. Begitu pula ketika masuk, lalu ia laksanakan shalat rawatib, maka shalat tahiyatul masjid juga sudah termasuk di dalamnya. Misalnya, seseorang melaksanakan shalat rawatib qobliyah shubuh atau rawatib qobliyah zhuhur, maka shalat tahiyatul masjid pun tercakup di dalamnya. Akan tetapi sebaliknya, shalat tahiyatul masjid tidak bisa mencukupi shalat rawatib. Seandainya seseorang masuk masjid setelah dikumandangkan adzan zhuhur, lalu ia berniat laksanakan shalat tahiyatul masjid, maka ini tidak bisa mencakup shalat rawatib.

[Liqo’at Al Bab Al Maftuh, Syaikh Muhammad bin Sholih Al Utsaimin, kaset no. 108]

(*) Karena memang dalam hadits yang membicarakan shalat sunnah tahiyatul masjid, sifatnya umum. Asalkan mengerjakan shalat sunnah dua raka’at apa saja, termasuk shalat sunnah rawatib dua raka’at, maka sudah dianggap mendapatkan keutamaan shalat tahiyatul masjid. Lihat saja bagaimana redaksional haditsnya,

إِذَا دَخَلَ أَحَدُكُمُ الْمَسْجِدَ فَلْيَرْكَعْ رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ أَنْ يَجْلِسَ

Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid, hendaklah ia kerjakan shalat dua raka’at sebelum ia duduk.” (HR. Bukhari no. 444 dan Muslim no. 714)

Artikel www.rumaysho.com



Pernah mengenyam pendidikan S1 di Teknik Kimia UGM Yogyakarta dan S2 Polymer Engineering di King Saud University Riyadh. Pernah menimba ilmu diin dari Syaikh Sholeh Al Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy Syatsri, dan Syaikh Sholeh Al 'Ushoimi. Aktivitas beliau sebagai Pimpinan Pesantren Darush Sholihin Gunungkidul, Pengasuh Rumaysho.Com, serta Pimpinan Redaksi Muslim.Or.Id.


  • ISAL_GP

    sukron
    izin share ustad

  • nashiruddin

    kalau niat sholat fajar di masjid seb3elum subuh apakah sudah tercakup kuga sholat tahyatul masjid?

    berarti kalau sholat sunnah sebelum subuh cukup 2 rakaat atau bisa 2 rakaat sholat tahiyaul masjid serta dilanjutkan 2 rakaat sholat fajar?

    jazakallah…

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Shalat sunnah fajar itu dilakukan ketika sudah masuk waktu shubuh, bukan sebelumnya. Perlu diketahui bahwa istilah shalat sunnah fajar dan qobliyah shubuh adl istilah yg sama.Jadi ketika datang sebelum masuk waktu shubuh, shalatnya adl tahiyatul masjid. Kalau sudah masuk waktu shubuh, shalatnya adl shalat sunnah qobliyah shubuh dan di sini bisa digabungkan dg niat tahiyatul masjid.

  • Abu Abdul Karim

    Alhamdulillah.
    Jazaakallohu khoiron atas tambahan ilmu ini ustadz.

  • Nanangpartono

    Barakallahufiika…. ya ustadz atas penjelasanya,ustadz klo shalat jum’at kita datangnya pas adzan di kumadangkan mana yang utama untuk dilakukan,shalat tahiyatul masjid atau mendengar dan menjawab adzan…? terima kasih…dan semoga Allah membalas antum dengan kebaikan yang banyak.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Langsung shalat tahiyatul masjid ketika itu agar bisa mendengar khutbah secara sempurna. Menjawab adzan hukumnya sunnah, mendengar khutbah jumat itu wajib. Wajib lebih diutamakan dr yg sunnah.

  • http://profiles.yahoo.com/u/SMBMQHPBZPLK76Q2WKT32FSYDI Fahrul Aprianto Prayudi

    Assalamu`alaikum
    Ustadz abu rumayso,dengan keumuman Jika salah seorang di antara kalian memasuki masjid, hendaklah ia kerjakan shalat dua raka’at sebelum ia duduk.” (HR. Bukhari no. 444 dan Muslim no. 714) artinya bisa dong kita mengerjakan shalat sunnah mutlak tanpa shalat tahiyatul masjid?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumus salam. Iya betul.

  • http://profiles.yahoo.com/u/SMBMQHPBZPLK76Q2WKT32FSYDI Fahrul Aprianto Prayudi

    Assalamu`alaikum
    Ana mau tanya dari mana asal kata tahiyatul masjid?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumus salam.
      Wallahu a’lam, itu penyebutan para ulama.

  • Yudie

    Assalamu’alaikum..

    Ustadz,mana yang lebih dahulu di kerjakan antara shalat sunat wudhu dengan shalat tahiyatul masjid ini ?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam
      Kedua2nya bolleh dg satu niat

      • Habib

        berarti bisa jadi sholat dua rakaat sunnah rawatib plus tahiyatul masjid plus syukur wudlhu dalam satu niat dong ?

        • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

          Tepat sekali.

  • ibnu rudi

    izin share tad

  • Aryasaga

    Assalamu Alaikum Pak ustad ingin bertanya ttg keadaan dibawah ini:
    1. sy menuju mesjid sebelum azan subuh lalu sholat tahiyat masjid sampai selesai .. kemudian sy duduk untuk menunggu azan subuh berkumandang dan setelah azan subuh berkumandang sy berdirilagi utk sholat qoblliyah subuh .
    2. sy menuju mesjid setelah azan dan langsung sholat tahiyatul masjid 2 rakaat sampai seselai dan dilanjutkan lagi sholat qobliyah subuh 2 rakaat (dilakukan saat jeda antara azan dan iqomat)
    3. sy menuju mesjid setelah azan dan langsung sholat 2 rakaat dgn niat tahiyatul masjid digabung qobliyah subuh
    4. dan bagaimana jika keadaan tsbt diatas terjadi pada sholat jumat?
    5. jika turun sujud dari ibtidal tangan dulu atau lutut dulu? bgt juga jika bangkit dari sujud utk berdiri ke rakaat selanjutnya ?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumus salam wa rahmatullah wa barakatuh.
      1. itu boleh
      2. itu boleh
      3. itu boleh
      4. shalat jumat tdk ada shalat sunnah qobliyah. yg ada hanyalah shalat sunnah muthlaq, pkoknya asal mengerjakan shalat dua rakaat sampai imam naik mimbar
      5. tangan dulu ketika itu.

      • Hen ‘Driksxzch

        Assalamualaikum Pa Ustadz.

        Apa perbedaan dari Jawaban No 3 dari pertanyaan diatas dengan penjelasan Pa Ustadz sebelumnya yaitu “Akan tetapi sebaliknya, shalat tahiyatul masjid tidak bisa mencukupi shalat rawatib. Seandainya seseorang masuk masjid setelah dikumandangkan adzan zhuhur, lalu ia berniat laksanakan shalat tahiyatul masjid, maka ini tidak bisa mencakup shalat rawatib.”