Merutinkan Puasa Senin Kamis


Puasa adalah amalan yang sangat utama. Dengan puasa seseorang akan terlepas dari berbagai godaan syahwat di dunia dan terlepas dari siksa neraka di akhirat. Puasa pun ada yang diwajibkan dan ada yang disunnahkan. Setelah kita menunaikan yang wajib, maka alangkah bagusnya kita bisa menyempurnakannya dengan amalan yang sunnah. Ketahuilah bahwa puasa sunnah nantinya akan  menambal kekurangan yang ada pada puasa wajib. Oleh karena itu, amalan sunnah sudah sepantasnya tidak diremehkan.

Keutamaan Orang yang Berpuasa

Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ

Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat. Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku. Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya. Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi.”” (HR. Muslim no. 1151)

Dalam riwayat lain dikatakan,

قَالَ اللَّهُ كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ لَهُ إِلاَّ الصِّيَامَ ، فَإِنَّهُ لِى

Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Setiap amalan manusia adalah untuknya kecuali puasa. Amalan puasa adalah untuk-Ku”.” (HR. Bukhari no. 1904)

Dalam riwayat Ahmad dikatakan,

قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ كُلُّ الْعَمَلِ كَفَّارَةٌ إِلاَّ الصَّوْمَ وَالصَّوْمُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ

Allah ‘azza wa jalla berfirman (yang artinya), “Setiap amalan adalah sebagai kafaroh/tebusan kecuali amalan puasa. Amalan  puasa adalah untuk-Ku. Aku sendiri yang akan membalasnya”.” (HR. Ahmad. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih sesuai syarat Muslim)

Di antara ganjaran berpuasa sebagaimana disebutkan dalam hadits di atas.

  1. Pahala yang tak terhingga bagi orang yang berpuasa
  2. Amalan puasa khusus untuk Allah
  3. Sebab pahala puasa, seseorang memasuki surga
  4. Dua kebahagiaan yang diraih orang yang berpuasa yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya.
  5. Bau mulut orang yang berpuasa di sisi Allah lebih harum daripada bau minyak kasturi.

Lakukanlah Puasa dengan Ikhlas dan Sesuai Tuntunan Nabi

Agar ibadah diterima di sisi Allah, haruslah terpenuhi dua syarat, yaitu:

  1. Ikhlas karena Allah.
  2. Mengikuti tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam (ittiba’).

Jika salah satu syarat saja yang terpenuhi, maka amalan ibadah menjadi tertolak.

Dalil dari dua syarat di atas adalah firman Allah Ta’ala,

فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya“.” (QS. Al Kahfi: 110)

Ibnu Katsir rahimahullah menjelaskan, “Maka hendaklah ia mengerjakan amal yang saleh”, maksudnya adalah mencocoki syariat Allah (mengikuti petunjuk Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, pen). Dan “janganlah ia mempersekutukan seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”, maksudnya selalu mengharap wajah Allah semata dan tidak berbuat syirik pada-Nya. Inilah dua rukun diterimanya ibadah, yaitu harus ikhlas karena Allah dan mengikuti petunjuk Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam.[1]

Al Fudhail bin ‘Iyadh tatkala menjelaskan mengenai firman Allah,

لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا

Supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” (QS. Al Mulk [67] : 2), beliau mengatakan, “yaitu amalan yang paling ikhlas dan showab (mencocoki tuntunan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam).”

Lalu Al Fudhail berkata,  “Apabila amal dilakukan dengan ikhlas namun tidak mencocoki ajaran Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, amalan tersebut tidak akan diterima. Begitu pula, apabila suatu amalan dilakukan mengikuti ajaran beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam namun tidak ikhlas, amalan tersebut juga tidak akan diterima.” (Jami’ul Ulum wal Hikam, hal. 19)

Baca tentang syarat diterimanya ibadah di sini.

Dalil Anjuran Puasa Senin-Kamis

[Dalil pertama]

Dari Abu Qotadah Al Anshori radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah ditanya mengenai puasa pada hari Senin, lantas beliau menjawab,

ذَاكَ يَوْمٌ وُلِدْتُ فِيهِ وَيَوْمٌ بُعِثْتُ أَوْ أُنْزِلَ عَلَىَّ فِيهِ

Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.[2]

[Dalil kedua]

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

تُعْرَضُ الأَعْمَالُ يَوْمَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ فَأُحِبُّ أَنْ يُعْرَضَ عَمَلِى وَأَنَا صَائِمٌ

Berbagai amalan dihadapkan (pada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka jika amalanku dihadapkan sedangkan aku sedang berpuasa.[3]

[Dalil ketiga]

Dari ‘Aisyah, beliau mengatakan,

إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- كَانَ يَتَحَرَّى صِيَامَ الاِثْنَيْنِ وَالْخَمِيسِ.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam biasa menaruh pilihan berpuasa pada hari senin dan kamis.[4]

Faedah Puasa Senin-Kamis

  1. Beramal pada waktu utama yaitu ketika catatan amal dihadapkan di hadapan Allah.
  2. Kemaslahatan untuk badan dikarenakan ada waktu istirahat setiap pekannya.

Catatan: Puasa senin kamis dilakukan hampir sama dengan puasa wajib di bulan Ramadhan. Dianjurkan untuk mengakhirkan makan sahur dan menyegerakan berbuka. Untuk masalah niat, tidak ada lafazh niat tertentu. Niat cukup dalam hati.

Amalan yang Terbaik adalah Amalan yang Bisa Dirutinkan

Dari ’Aisyah –radhiyallahu ’anha-, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam bersabda,

أَحَبُّ الأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ تَعَالَى أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

Amalan yang paling dicintai oleh Allah Ta’ala adalah amalan yang kontinu walaupun itu sedikit.” ’Aisyah pun ketika melakukan suatu amalan selalu berkeinginan keras untuk merutinkannya. [5]

Dari ’Aisyah, beliau mengatakan bahwa Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam ditanya mengenai amalan apakah yang paling dicintai oleh Allah. Rasul shallallahu ’alaihi wa sallam menjawab,

أَدْوَمُهُ وَإِنْ قَلَّ

Amalan yang rutin (kontinu), walaupun sedikit.[6]

’Alqomah pernah bertanya pada Ummul Mukminin ’Aisyah, ”Wahai Ummul Mukminin, bagaimanakah Rasulullah shallallahu ’alaihi wa sallam beramal? Apakah beliau mengkhususkan hari-hari tertentu untuk beramal?” ’Aisyah menjawab,

لاَ. كَانَ عَمَلُهُ دِيمَةً وَأَيُّكُمْ يَسْتَطِيعُ مَا كَانَ رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم- يَسْتَطِيعُ

Tidak. Amalan beliau adalah amalan yang kontinu (rutin dilakukan). Siapa saja di antara kalian pasti mampu melakukan yang beliau shallallahu ’alaihi wa sallam lakukan.”[7]

Baca tentang amalan yang kontinu di sini.

Semoga Allah memudahkan kita melakukan amalan yang mulia ini. Amalan yang rutin biar pun sedikit, itu lebih baik.

Nantikan pembahasan mengenai puasa-puasa sunnah lainnya. Semoga Allah mudahkan.

Segala puji bagi Allah yang dengan nikmat-Nya segala kebaikan menjadi sempurna.

 

Penulis: Muhammad Abduh Tuasikal

Artikel http://rumaysho.com

Disusun di Pangukan-Sleman, 14 Shofar 1431 H



[1] Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 9/205, Muassasah Qurthubah.

[2] HR. Muslim no. 1162.

[3] HR. Tirmidzi no. 747. At Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan ghorib. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih lighoirihi (shahih dilihat dari jalur lainnya). Lihat Shahih At Targhib wa At Tarhib no. 1041.

[4] HR. An Nasai no. 2360 dan Ibnu Majah no. 1739. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih. Lihat Shahihul Jaami’ no. 4897.

[5] HR. Muslim no. 783, Kitab shalat para musafir dan qasharnya, Bab Keutamaan amalan shalat malam yang kontinu dan amalan lainnya.

[6] HR. Muslim no. 782

[7] HR. Muslim no. 783



Pernah mengenyam pendidikan S1 di Teknik Kimia UGM Yogyakarta dan S2 Polymer Engineering di King Saud University Riyadh. Pernah menimba ilmu diin dari Syaikh Sholeh Al Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy Syatsri, dan Syaikh Sholeh Al 'Ushoimi. Aktivitas beliau sebagai Pimpinan Pesantren Darush Sholihin Gunungkidul, Pengasuh Rumaysho.Com, serta Pimpinan Redaksi Muslim.Or.Id.

Artikel Terkait

  • http://shalatsempurna.com/?id=Shalatku Didi Rahmadi

    Semoga saya bisa melaksanakan apa apa yang diperintahkan Allah dan Rosulnya dan agar saya bisa selalu berusaha memperbaiki diri agar lebih baik lagi dalam beramal.

  • fulanah

    Mohon ijin share, ustadz..
    jazakALLOHU khairan..

  • agungaak

    ijin share pak ustad!

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Silakan.

  • ibnuputra

    Assalamu’alaikum.
    Ustadz, apakah sah jika dalam satu pekan hanya puasa pada hari senin atau kamisnya saja? apakah harus dilakukan dua hari (senin dan kamis) pada setiap pekan?
    jazakalloh khoiron

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumus salam. Tidak ada syarat setiap puasa senin harus dgn puasa kamis krn ini puasa sunnah. Jd boleh lakukan puasa pd hari senin sj atau kamis sj.

  • suparmana

    Syukron katsiiron. Izin untuk nyalin…

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Silakan.

  • kafaby

    akh… bagaimana hukum mengkhusukan puasa pada saat hari kelahiran?? dengan dalih sabda rosululloh salollohu ‘alaihi wassalam “Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.”(HR musli) apakah ini termasuk kekhususan dari rosululloh sendiri???

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Jika mengkhususkan pada hari lahir, semisal lahirnya hari Rabu, lalu selalu puasa hari Rabu, maka ini bidah. Yg dicontohkan Nabi adl kekhususan bagi beliau. Wallahu a’lam.

  • dhikaarya

    Assalamualaikum akhi…. wktu itu saya sedang melakukan blog walking lalu ketemu dengan artikel ini
    http://rizwardtsilver.blogspot.com/2010/01/saat-iblis-bertemu-dengan-nabi-muhammad.html

    kalo bisa akhi menuliskan dan menjelaskan artikel tersebut dngan sanad dan derajad hadistnya …. karena ada beberapa yang agak kurang jelas….

    mohon maaf sebelumnya …karena komen ana jauh dari topik…
    sama 1 lagi akhi…untuk melakukan registrasi di web akhi kenapa saya tidak bisa ya..??

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumus salam. Untuk registrasi skrg tidak perlu lagi, silakan menggunakan fasilitas yg ada tanpa registrasi.

  • andre

    boleh tanya p ustad….cuma sekedar mau tau aja……kitab serat and kitab suluk itu ap and isinya gmn ??

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Maaf kami belum mengetahui kedua kitab tersebut.

  • Shenshen_maniez

    asslm,,
    bapak,, boleh saya bertanya,,
    jika kita belum membayar puasa ganti bulan ramadhan,,
    lalu kita puasa senin kamis apa hukumnya,?
    untuk satu lagi,,
    bila kita lupa sudah mengganti puasa ramadhan, apa yang sebaiknya kita lakukan, padahal kita sering melaksanakan puasa senin kamis,,
    mohon berbagi ilmunya,,
    syukron,,,
    wssalam.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumus salam.
      1. Seharusnya puasa Ramadhan dilunasi terlebih dahulu. Karena yg wajib harus didahulukan dari yg sunnah.
      2. Jk yg dimaksud lupa mengganti berapa puasa ramadhan, maka gantilah sampai yakin.

  • Inten Pilihan

    asslm..
    maaf mau ikutan tanya ya….
    klo satu minggu sebelum romadhon katanya g boleh puasa ….betul nggak….??
    wah…gimana ya… aku lupa lum bayar puasa romadhon kemarin ni gimna?????????????

  • Djagad

    Bagus tulisannya
    Saya salin di blog saya yaaa
    semoga bermanfaat tuk yang lainnya

  • Anglingz

    Bagaimana hukumnya jika kita berpuasa hanya di salah satu hari antara Senin atau Kamis ? Apakah ini termasuk puasa sunnah Senin-Kamis ?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      spt itu dibolehkan.

  • maimunah

    mau tanya, saya sudah terbiasa puasa senin kamis, apesnya kamis ini saya lupa, jam 6.30 saya sarapan padahal jam 3 pagi sudah bangun tahajud dilanjutkan subuh, ingatnya hari ini kamis setelah jam 7. boleh ga ya terusin puasanya.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      kalau sblmnya tdk niatan puasa, mk sudah seharusnya tdk melanjutkan puasa. Wallahu a’lam.

  • Syaipul

    assalam mualaikum……saya mau nya sy sering puasa senin kamis trs kadang sy ska lupa apakah di lanjutkan atau tdk di lanjutkan….walaikum slm

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumus salam.
      Sebaik2 amalan adl yg continue.

    • RaihantyCaem

      sebaiknya dilanjutkan saja. asalkan kamu tidak sengaja melupakan untuk berpuasa pada hari sein dan kamis. semoga semua amal kebaikan diterima disisi allah SWT.AMIIEEEEN.
      Semoga sukses n selamat berjuang ya………..,

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      wa’alaikumus salam
      sebaik2 amalan adl yg kontinu mskipun sedikit.

    • wawan

      kalau akan kelalaian gpp. n tpi niatmu puasa itu karna allah,,,

  • Liza

    bagus, informasinya kebetulan saya memang sedang cari tentang ini silahkan kunjungi :http://thereallygood.info/

  • Edrin Gunawan

    blog anda sangat cantiq banget….
    tapi tidak ada salahnya anda mengunjungi blog saya di edringunawan.blogspot.com

    Tq..
    wassalamualaikum… wr… wb..

  • Eva_cerrrious

    asssssalamualaikum………….

  • Squalpurple

    subhanAllah….

  • http://www.facebook.com/people/Arek-Banyuwangi/100003403849979 Arek Banyuwangi

    trimakasih semoga kami bisa melakanakan puasa sunnah dengan rutin

  • http://www.facebook.com/people/Lowo-Tenggeng/100000021501105 Lowo Tenggeng

    trus bagaimana low kita di tawarin makan,,, apakah harus membatalkanya atau menolak dan menyampaikan saya sedang puasa…..

    • Eva Anggraeni99

      cukup bicara trimakasih,,,terkcuali jika mnawarkannya maksa,,,
       

  • Eva Anggraeni99

    aku suka puasa senin kamis,,,krna selain mnyehatkan juga bikin kita dijauhkan dri sifat2 kotor,,,

  • Abdulwachidbkp

    smoga kita bs jd umat yng ahli puasa…. keuntungan yng begitu besar mudah diraih,,
    subhanallah……..

  • http://www.facebook.com/profile.php?id=100002176041384 Sugan Arif

    artikel ini bermanfaat untuk menambah pengetahuan saya 

  • http://www.facebook.com/profile.php?id=100002176041384 Sugan Arif

    terima kasih, semoga amal ibadah diterima oleh ALLAH SWT
     

  • http://www.facebook.com/duwi.jayanto.7 Duwi Jayanto

     iya terimakasih juga saya pada anda semoga saya bisa mengambalkan ya amin

  • http://www.facebook.com/duwi.jayanto.7 Duwi Jayanto

    maturnuwun sanget ya
    semoga juga bermanfa’at buat saya dan org lain juga amin…..
    wslm wbr…..

  • http://www.facebook.com/mardiansyaham Aneuk Agam

    Artikel ini sangst bermanfaat buat kita semua

  • Nik Anifah

    penjelasannya sangat bermanfaat…syukron….ijin share ya….

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Barakallahu fiik

      Muhammad Abduh Tuasikal
      Rumaysho.com via Iphone 4

      في ٢٩‏/٠٩‏/٢٠١٢، الساعة ٥:٤٥ ص، كتب “Disqus” :

  • charles

    terimaksih atas ilmunya….
    jazza kalluhu khairan…..

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Barakallahu fiikum

      Muhammad Abduh Tuasikal
      Rumaysho.com via Iphone 4

      في ١٤‏/١٠‏/٢٠١٢، الساعة ٦:١٠ م، كتب “Disqus” :

  • Guest

    assalamu alaykum ustadz…
    mau bertanya… temanku melakukan puasa pada hari kelahirannya, karena beralasan dengan hadist nabi tsb, ““Hari tersebut adalah hari aku dilahirkan, hari aku diutus atau diturunkannya wahyu untukku.”[2] ~tentang puasa pada senin
    Apakah pemahaman ini benar ustadz ?
    Mohon pencerahannya..
    Syukron

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Waalaikumussalam

      Alasan itu tdk benar

      Muhammad Abduh Tuasikal
      Rumaysho.com via Iphone 4

      في ٢٥‏/١٠‏/٢٠١٢، الساعة ٥:٥٠ ص، كتب “Disqus” :

    • http://www.facebook.com/ero.shenin1 Ero Shenin

      benar. Hari senin adalah hari dimana nabi muhammad dilahirkan, pada hari senin nabi muhammad diutus (dilahirkan ke bumi), pada hari senin nabi muhammad menerima wahyu (karena sejak bayi dilahirkan dia telah mendapat rahmat, bimbingan dari tuhannya) oleh karena itulah bayi butuh menyusu tanpa ada yang mengajari, andaikan bayi dapat berkata maka akan banyak yang ingin ia katakan sesuai ajaran tuhannya. bahkan bayi yang baru dilahirkanpun akan peka jika akan terjadi suatu musibah. Itu semua karena bimbingan dan kuasa Tuhan… Allahu akbar…

      فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

      “Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah
      ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan
      seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”.” (QS. Al Kahfi: 110)

      Bahkan jangan sampai anda berpuasa karena hari itu amal anda dihadapkan pada tuhan, sungguh itu merupakan suatu pengharapan selain ikhlas. Karena puasa adalah milik Tuhan. Serahkan Syurga dan neraka pada tuhan, Karena semua itu adalah milik Tuhan… Subhanallohh

      • http://www.facebook.com/ero.shenin1 Ero Shenin

        لِيَبْلُوَكُمْ أَيُّكُمْ أَحْسَنُ عَمَلًا
        “Supaya Dia menguji kamu, siapa di antara kamu yang lebih baik amalnya.” (QS. Al Mulk [67] : 2).
        Jadi behati – hatilah dengan sesuatu yang mengatas namakan Tuhan, seakan – akan kita berjalan menuju Tuhan, akan tetapi tidak terasa telah serong (belok secara halus) dan itu tidak terasa. Dan dalam Qur’an juga berkali kali kita diingatkan di akhir surat, “apakah kamu tidak berfikir”, “apakah kamu tidak mengetahui”. Sesungguhnya Qur’an adalah sebuah petunjuk bagi orang2 yang bertaqwa, dan merupakan kitab dalam lubuk hati yang suci. Jadi kesimpulannya, Manusia diberikan akal untuk berfikir, hati untuk berdzikir (dzikir adalah sarana untuk mengolah data setelah berfikir). Saya tidak membahas tentang hadist, karena hadist telah banyak yang dipilih untuk suatu kepentingan pribadi dan golongan untuk membenarkan pribadi atau golongan tersebut. Silahkan anda berfikir dan berdzikir. Wallahu’alam….

  • http://zaf.web.id/ Ahmad Zafrullah

    terima kasih banyak infonya :)

  • http://www.facebook.com/delfranha.hera Stowruyz Pane

    mmm ganjaran buat berpuasa senin kamis itu apa???

    • http://www.facebook.com/ero.shenin1 Ero Shenin

      dapat permen.

      فَمَنْ كَانَ يَرْجُو لِقَاءَ رَبِّهِ فَلْيَعْمَلْ عَمَلًا صَالِحًا وَلَا يُشْرِكْ بِعِبَادَةِ رَبِّهِ أَحَدًا

      “Barangsiapa mengharap perjumpaan dengan Tuhannya, maka hendaklah
      ia mengerjakan amal yang saleh dan janganlah ia mempersekutukan
      seorangpun dalam beribadat kepada Tuhannya”.” (QS. Al Kahfi: 110)

  • Enggar Larasati

    Alhamdulilah…dengan begini saya bisa tahu dan mengerti apa dan makna dari keistimewaan puasa senin dan kamis.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumus salam.
    Kalau puasa sunnah, maksimal seperti puasa daud. Itu maksimalnya.
    Puasa pd hari lahir tdk ada tuntunannya.