Risalah Talak (7), Ucapan Talak


Talak atau cerai adalah suatu permasalahan rumah tangga yang saat ini banyak menimpa suami istri. Kadang karena ketidak tahuan akan talak yang menyebabkan dengan sendirinya talak itu jatuh. Ada ucapan yang secara tegas walau tanpa disertai niat, membuat talak itu sah. Ada pula talak berupa kata kiasan yang butuh akan niat. Talak pun bisa dilakukan via sms, email atau faks. Kesemuanya akan disinggung pada kesempatan kali ini diawali melanjutkan pembahasan sebelumnya mengenai syarat talak berkaitan dengan istri yang ditalak. Semoga bermanfaat.

Syarat yang Berkaitan dengan Istri yang Ditalak

Pertama: Istri yang ditalak adalah benar-benar istri yang sah secara hukum.

Yang dimaksud di sini adalah istri yang ditalak adalah benar-benar istri yang sah atau masih ada masa ‘iddah dari talak roj’i. Sedangkan jika istri sudah ditalak ba-in atau nikahnya jadi faskh (batal), mayoritas ulama menganggap tidak sahnya talak.

Jika istri ditalak sebelum disetubuhi atau sebelum berdua-duaan dengannya, maka tidak ada masa ‘iddah. Karena Allah Ta’ala berfirman,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا نَكَحْتُمُ الْمُؤْمِنَاتِ ثُمَّ طَلَّقْتُمُوهُنَّ مِنْ قَبْلِ أَنْ تَمَسُّوهُنَّ فَمَا لَكُمْ عَلَيْهِنَّ مِنْ عِدَّةٍ تَعْتَدُّونَهَا

Hai orang-orang yang beriman, apabila kamu menikahi perempuan-perempuan yang beriman, kemudian kamu ceraikan mereka sebelum kamu mencampurinya maka sekali-sekali tidak wajib atas mereka ‘iddah bagimu yang kamu minta menyempurnakannya” (QS. Al Ahzab: 49).

Kedua: Hendaklah dispesifikkan manakah istri yang ditalak. Ini diperlukan ketika istri lebih dari satu. Hal ini bisa dilakukan dengan isyarat, sifat atau niat. Seperti suami mengatakan kepada salah satu istrinya dengan rinci, “Wahai Zainab, saya talak kamu”.[1]

Syarat yang Berkaitan dengan Sighoh Talak

Asalnya talak dilakukan dengan ucapan. Namun kadangkala talak dilakukan melalui tulisan atau isyarat.

Pertama: Talak dengan lafazh (ucapan)

Talak dengan ucapan ada dua macam: (1) talak dengan lafazh shorih (tegas) dan (2) talak dengan lafazh kinayah (kiasan).

Talak dengan lafazh shorih (tegas) artinya tidak mengandung makna lain ketika diucapkan dan langsung dipahami bahwa maknanya adalah talak, lafazh yang digunakan adalah lafazh talak secara umum yang dipahami dari sisi bahasa dan adat kebiasaan. Contohnya seseorang mengatakan pada istrinya, “Saya talak kamu”, “Saya ceraikan kamu”, “Tak pegat koe (saya ceraikan kamu dalam bahasa Jawa). Lafazh-lafazh ini tidak bisa dipahami selain makna cerai atau talak, maka jatuhlah talak dengan sendirinya ketika diucapkan serius maupun bercanda dan tidak memandang niat. Intinya, jika lafazh talak diucapkan dengan tegas, maka jatuhlah talak selama lafazh tersebut dipahami, diucapkan atas pilihan sendiri, meskipun tidak disertai niat untuk mentalak. Sebagaimana telah diterangkan sebelumnya mengenai orang yang mentalak istri dalam keadaan main-main atau bercanda,

ثَلاَثٌ جِدُّهُنَّ جِدٌّ وَهَزْلُهُنَّ جِدٌّ النِّكَاحُ وَالطَّلاَقُ وَالرَّجْعَةُ

Tiga perkara yang serius dan bercandanya sama-sama dianggap serius: (1) nikah, (2) talak, dan (3) rujuk”.[2]

Talak dengan lafazh kinayah (kiasan) tidak diucapkan dengan kata talak atau cerai secara khusus, namun diucapkan dengan kata yang bisa mengandung makna lain. Jika kata tersebut tidak punya arti apa-apa, maka tidak bisa dimaksudkan cerai dan itu dianggap kata yang sia-sia dan tidak jatuh talak sama sekali. Contoh lafazh kinayah yang dimaksudkan talak, “Pulang saja kamu ke rumah orang tuamu”. Kalimat ini bisa mengandung makna lain selain cerai. Barangkali ada yang memaksudkan agar istrinya pulang saja ke rumah, namun bukan maksud untuk cerai. Contoh lainnya, “Sekarang kita berpisah saja”. Lafazh ini pun tidak selamanya dimaksudkan untuk talak, bisa jadi maknanya kita berpisah di jalan dan seterusnya. Jadi contoh-contoh tadi masih mengandung ihtimal (makna lain). Untuk talak jenis ini perlu adanya niat. Jika diniatkan kalimat tadi untuk maksud talak, jatuhlah talak. Jika tidak, maka tidak jatuh talak. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّمَا الأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

Sesungguhnya setiap amal itu tergantung dari niatnya.”[3]

Jika talaknya hanya dengan niat dalam hati tidak sampai diucapkan, maka talaknya tidak jatuh. Karena Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ تَجَاوَزَ عَنْ أُمَّتِى مَا حَدَّثَتْ بِهِ أَنْفُسَهَا ، مَا لَمْ تَعْمَلْ أَوْ تَتَكَلَّمْ

Sesungguhnya Allah memaafkan pada umatku sesuatu yang terbetik dalam hatinya selama tidak diamalkan atau tidak diucapkan”.[4]

Kedua: Talak dengan tulisan

Talak ini bisa dilakukan lewat sms, email, atau surat menyurat. Jika seseorang tidak ada di tempat, lalu ia menulis pesan kepada istrinya melalui sarana-sarana tadi, maka talaknya jatuh ketika ia berniat untuk talak. Demikian pendapat jumhur –mayoritas ulama-.

Az Zuhri berkata, “Jika seseoran menuliskan pada istrinya kata-kata talak, maka jatuhlah talak. Jika suami mengingkari, maka ia harus dimintai sumpah”.

Ibrahim An Nakho’i berkata, “Jika seseorang menuliskan dengan tangannya kata-kata talak pada istrinya, maka jatuhlah talak”.

Alasan lain bahwa tulisan terdiri dari huruf-huruf yang mudah dipahami maknanya. Jika demikian dilakukan oleh seorang pria ketika ia menuliskan kata-kata talak pada istrinya dan ia berniat mentalak, maka jatuhlah talak sebagaimana ucapan.[5]

Namun untuk tulisan melalui perangkat elektronik perlu ditegaskan bahwa benar-benar tulisan tadi baik berupa sms, email atau fax dari suaminya. Jika tidak dan hanya rekayasa orang lain, maka jelas tidak jatuh talak.[6]

Ketiga: Talak dengan isyarat

Jika suami mampu mentalak dengan ucapan, maka tidak sah jika ia melakukan talaknya hanya dengan isyarat. Demikian menurut jumhur –mayoritas ulama-. Kecuali untuk orang yang bisu yang tidak dapat berbicara, maka talaknya jatuh jika ia melakukannya dengan isyarat. Namun ulama Hanafiyah dan juga pendapat Syafi’iyah menganggap bahwa jika orang bisu tadi mampu melakukannya dengan tulisan, maka sebaiknya dengan tulisan. Jika tidak, maka tidak sah. Karena talak lewat tulisan lebih menunjukkan yang dimaksud, beda halnya jika hanya dengan isyarat kecuali dalam kondisi darurat karena tidak mampu.[7]

Apakah Talak Harus dengan Saksi?

Menurut mayoritas ulama dari kalangan salaf dan imam madzhab, disunnahkan (dianjurkan) adanya saksi dalam talak karena hal ini lebih menjaga hak-hak suami istri dan tidak menimbulkan masalah di kemudian hari jika masih ada perdebatan. Allah Ta’ala berfirman,

فَإِذَا بَلَغْنَ أَجَلَهُنَّ فَأَمْسِكُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ أَوْ فَارِقُوهُنَّ بِمَعْرُوفٍ وَأَشْهِدُوا ذَوَيْ عَدْلٍ مِنْكُمْ وَأَقِيمُوا الشَّهَادَةَ لِلَّهِ

Apabila mereka telah mendekati akhir iddahnya, maka rujukilah mereka dengan baik atau lepaskanlah mereka dengan baik dan persaksikanlah dengan dua orang saksi yang adil di antara kamu dan hendaklah kamu tegakkan kesaksian itu karena Allah” (QS. Ath Tholaq: 2). Di antara alasannya kenapa saksi di sini tidak sampai wajib adalah karena dalam ayat lainnya kalimat talak tidak disertai dengan saksi. Begitu pula dalam beberapa hadits. Dan talak adalah hak suami dan tidak butuh adanya pendukung karena itu haknya secara langsung. Hal ini sama halnya dengan persaksian yang lain.[8]

 

Diselesaikan 12 Jumadats Tsaniyah di Ummul Hamam, Riyadh, KSA

www.rumaysho.com




[1] Shahih Fiqh Sunnah, 3: 250-251.

[2] HR. Abu Daud no. 2194, At Tirmidzi no. 1184 dan Ibnu Majah no. 2039. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini hasan

[3] HR. Bukhari no. 1 dan Muslim no. 1907, dari ‘Umar bin Al Khottob.

[4] HR. Bukhari no. 5269  dan Muslim no. 127, dari Abu Hurairah.

[5] Shahih Fiqh Sunnah, 3: 258-259.

[6] Lihat Fatwa Al Islam Sual wal Jawab no. 36761, www.islamqa.com. Juga dijelaskan dalam Shahih Fiqh Sunnah, 3: 259.

[7] Shahih Fiqh Sunnah, 3: 259.

[8] Shahih Fiqh Sunnah, 3: 259-260.



Pernah mengenyam pendidikan S1 di Teknik Kimia UGM Yogyakarta dan S2 Polymer Engineering di King Saud University Riyadh. Pernah menimba ilmu diin dari Syaikh Sholeh Al Fauzan, Syaikh Sa'ad Asy Syatsri, dan Syaikh Sholeh Al 'Ushoimi. Aktivitas beliau sebagai Pimpinan Pesantren Darush Sholihin Gunungkidul, Pengasuh Rumaysho.Com, serta Pimpinan Redaksi Muslim.Or.Id.


  • Gusmans80

    Assalamualaikum Ustads
    Mohon penjelasannya, jika suami karena kesal mengucapkan perkataan talak kepada istrinya, apakah namun hanya sekedar perkataan didalam rumah tanpa ada saksi dan tindak lanjut (ke pengadilan agama) kemudian membiarkan keadaan tsb, menidamkannya dan rujuk kembali esok harinya..apakah pernikahan tsb masih sah. Terimakasih
    wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumus salam
      Kalau sudah rujuk, berarti tinggal 2 kali kesempatan talak. Dan sekarang msh bisa menjalani rumah tangga seperti dulu, namun masih tersisa dua kali kesempatan talak.

      2012/5/20 Disqus

  • ucudanmurti

    asalamualikm ustd,symau bertnya,pak ustd suami sy pernah mgucapkn kta cerai kpd sy pd saat kt bertngkar,suami sy dlm keadaan emosi dn marah bgt kpd sy,dn d saat dia sadar dia sngat myesalinya,lalu sy brtnya dgn orng lebih tau,ktany sy brati sudah d talak satu,tp masi bisa rujuk kembali tnpa hrs mnikah lg,dn stelat stahun brlalu km brtngkar hebat lg dn suami sy dgn sngat emosi ny dia tnpa ksadaran orng biasa dia mgucapkan kta cerai lg smpe klo ga salah 2kali mgucap dlm wktu yg brsamaan,yg sy tnyakan apakah suami sy sudah mntalak 3,sy apa jatuh talak ny br 2,dn sy bleh rujuk kmbali,sy mhon jwaban ny pa ustad in penting krna sy sngat gelisah skali memikirkn nya,trimakasi y pa ustd.

    • Sunies

      mohon jawaban untuk pertanyaan ini karena masalahnya sama persis dengan yg saya hadapi…amakasih

      • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

        Talak yg diucapkan itu sah. Namun untuk talak 2 kali yg diucapkan dlm sekali ucap, dianggap 1.
        Muhammad Abduh Tuasikal
        Rumaysho.com via my Iphone

        في ١١‏/٠٢‏/٢٠١٣، الساعة ٨:٥٣ ص، كتب “Disqus” :

        • Sunies

          terima kasih atas jawaban nya,

          saya ceritakan dengan jelas masalah saya:
          saya menikah di thun 2009, berjalan 3 bulan masa pernikahan saya, suami mengucapkan “kita pisah saja, saya udah gak sanggup bersamamu”, suami mengucap begitu karena kecewa dengan kejujuran saya perihal masa lalu saya.
          lalu 3 hari kita pisahan rumah, selang 3 hari kita baikan dan minta maaf lalu melakuakn hub. suami istri.

          selama nikah dapat 3 tahun suami saya tidak pernah menafkahi saya (karena posisi tidak bekerja), misal dapat rizky pun tidak pernah di kasih ke saya, jadi semua operasional keluarga saya yang nanggung (kebetulan sy bekerja). dalam keseharian pun suami selalu berucap kasar (kalu ngumpat pake bahasa binatang). suami ngumpat karena sering kesal ama saya (sya sering mengingatkan sholat dan mungkin dia tidak berkenan).
          di 17 januari 2013 kemarin kita tengkar lagi karena saya minta hak untuk di nafkahi dan suami mengucapkan lewat telpon “kita cerai” lalu saya berucap “kmu kalau ngomonk hati2″, lalu suami berucap lagi “pokoknya kita cerai” telpon saya tutup dan selang beberapa jam suami sms lagi seperti ini “kita cerai tapi secara baik2″.

          apakah suami sudah menjatuhkan talak 3 kepada saya? dan tolong di jelaskan juga masa iddah saya…

          jujur saya sangat kecewa dan sakit hati suami berucap seperti itu.

          apakah ada no hp untuk konsul langsung?

          Suni yogya

          • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

            Kami menilai masih dua kali talak. Shg msh ada satu kali kesempatan talak ketiga. Namun kalau takak kedua sdh lewat masa ‘iddah, maka harus kembali dg akad baru.
            Muhammad Abduh Tuasikal
            Rumaysho.com via my Iphone

            في ١٢‏/٠٢‏/٢٠١٣، الساعة ٧:٠٤ ص، كتب “Disqus” :

  • jacobe black

    assalamu’alaikum… ustadz…
    klo di bilang ma laki nya gini… “pergi saja kau dari rumah ini… bawa baju baju mu….” apa sudah jatuh talak namanya….? dan kalau tidak d tanggapi istri lantas hidup bersama apakah boleh mereka bersenggama mohon penjelasannya dan kalau sudah jatuh talak bagaimana dengan segala hal nya…?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Waalaikumussalam

      Spt itu jatuh talak jk diniatkan talak.

      Muhammad Abduh Tuasikal
      http://www.rumaysho.com

      Sent from my Iphone
      @ Jogja

      في ٠٢‏/٠٨‏/٢٠١٢، الساعة ٣:٠٦ م، كتب “Disqus” :

  • Hamba allah

    Assalamualaikum pak ustad, saya mau tanya pernah saya bertengakar via sms dengan istri yang bunyinya sperti ini,1 kalau tidak ingat anak saya cerai kamu, 2.demi allah sekali lagi kalau macam2 saya cerai kamu, 3.mendingan kamu cari aja suami yang bisa kamu macam2in, seingat saya seperti itu isinya, demi allah pak ustad saat itu saya benar2 emosi karena di tuduh macam2 dan saya sudah berusaha menahan kata2 saya dari talak, karena seingat saya talak hanya jatuh bila berkata tegas,saya tidak terlalu paham lafadz talak, karena memang kata2 saya hanya berupa ancaman semata biar istri saya berubah dari prasangka negatifnya, allhamdulillah sekarang kami sudah rukun dan lebih baik, menurut pak ustad apa sudah jatuh talak? dan saya tidak ingat pasti jumlah talak saya, menurut istri ini yang ke2 dalam majlis, apakah saya boleh mengikuti keyakinan istri saya bahwa jumlah talak saya sudah 2, gara gara kejadian itu saya memutuskan akad nikah ulang itupun jg anjuran dari pak ustad yang saya kenal.
    wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

    terima kasih pak ustad, mohon di jawab agar menenangkan hati

  • phipie

    Assalamu’alaikum wr.wb ustad, saya mw bertanya pak ustad….suami saya suka emosi dan pernah menyakiti saya hingga saya lelah lahir dan batin krn selain menjadi istri jg bekerja untuk membantu suami memenuhi kebutuhan rumah tangga. Pernah suatu wkt suami marah dan bilang ” kalo mau pisah ya pisah saja bilang sama ibu mu” kemudian suami pergi meninggalkan rumah dan saya besoknya pulang ke rumah orang tua. Kemudian sudah 3 bln berlalu suami pun tdk menafkahi saya lagi, paman sebagai ganti papa saya yg sudah almarhum menanyakan kpd suami apakah mau di selesaikan atau pisah…suami saja menjawab “pisah saja” kemudian paman saya menanyakan kembali hingga 3 kali dan jwb suami saya tetap sama (menurut suami saat itu dia masih di kuasai emosi). bagaimana hukumnya ini ustad apakah saya sah cerai atau bagaimana?suami saat ini ingin rujuk,bagaimana proses rujuk tersebut? Syukron.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam.

      Niatan suami seperti itu ingin cerai. Maka kami nilai sdh jatuh talak. Jk suami menyesal dan inginn rujuk, maka bisa. Jika masih masa ‘iddah, maka bisa langsung rujuk (tanpa akad baru). Jika sudah lewat masa ‘iddah, maka harus dg akad dan mahar baru.

      2012/9/25 Disqus

  • phipie

    Assalamu’alaikum wr wb ustad..ustad suami saya seorang yg emosian. pernah suatu malam suami saya marah dan berkata “kalo mau pisah ya pisah saja gw sudah tdk kuat

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam. walau keadaan emosi spt itu tetap teranggap talak jika keluar kata talak atau cerai dg tegas.

  • yani

    assalamualaikum pak ustadz,mau tanya apabila suami istri sdh pisah rumah selama 3 tahun tp suami itu tdk pernah ucapkan
    talak,bagaimana? apa sdh dikatakan cerai ?? mohon jawabannya pak ustadz..terima kasih sebelumnya

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      wa’alaikuussalam. spt itu belum jadi talak.

  • iyen

    assalamu’alaikum..ustd sya mw tanya..swmi sya prnah berkta kpda saya “MULAI SEKARANG KITA PISAH,JALANI HIDUP MASING2″, dia mengucapkan itu lewat telp..kebetulanortu saya ada di dekat saya jadi ucapan itu terdengar oleh kedua orang tua serta adik saya…karena kedua org tua saya tdk terima dengan ucapan suami saya, kedua org tua saya pun menemui suami saya saat itu juga dan menanyakan kenapa dia sampai berkata sperti itu..suami saya bilang kalau dia hanya ngegap/menakut-nakuti saya saja..apakah dengan kata seperti itu berarti saya sudah kena talak??mohon ustd sudi buat mnjwbnya?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’aalaikumussalam. Wallahu a’lam, kata seperti itu belum menunjukkan jatuh talak, apalagi cuma niatan menakut-nakuti.

      2012/12/30 Disqus

  • iyen

    assalamu’alaikum ustd…tp nampaknya apa yg dikatakan swmi sya itu serius…krn nada dari swranya terdengar serius…swmi bilang menakut-nakuti, krn sbenarnya dy takut waktu ditemui ortu sya yang menanyakan maksud swmi berkta seperti itu…

  • http://www.facebook.com/naddin.mirr Dhany

    assallamuallaikum…wr..wb
    mohon pencerahannya pak ustad,saya seorang suami sudah dua kali saya di khianati…tp selama itu saya bisa memaafkannya….soalanya saya menyadari..saya sendiri orangnya belum tentu baik…,dan yang kejadian terakhir saya bilang kepada istri saya untuk mengembalikan sama orang tuanya karena saya sendiri sudah tidak sanggup untuk menyadarkanya…kejalan kebaikan padahal selama ini saya sendiri sudah berusaha untuk membahagiakan istri saya dan balasanya saya dikhianati….., trus tindakan saya mengembalikan istri saya ke orang tuanya apakah merupakan talak pak ustad…..padahal selama ini saya tidak pernah punya niat untuk menceraikannya mohon pencerahannya…pak ustad…..trima kasih …….wassalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam.

      Kalau tidak dengan ucapan tegas atau kiasan, maka bukan talak. Jadi harus ada ucapan.

      2013/1/8 Disqus

  • http://www.facebook.com/scotterilham.vespa Ilham Pribadi

    assalamualaikum pak ustadz…
    saya pernah berbicara bahwa “istri saya seperti ibu saya kalo beres2 suka marah2″, kata temen saya itu sudah termasuk talak, bener gak sih itu pak ustadz?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Waalaikumussalam. Yg benar itu bukan talak.

      Muhammad Abduh Tuasikal
      Rumaysho.com via my Iphone

      في ١٨‏/٠١‏/٢٠١٣، الساعة ٣:٥٨ ص، كتب “Disqus” :

  • http://www.facebook.com/kiky.h.poetry Kiky Happy Poetry

    Assalamu’alaikum ustadz…
    Umur pernikahan saya dg suami adalah 3
    bulan..dr awal sebelum menikah hingga kami menikah,kami sama-sama
    berniat untuk menjalani ibadah melalui pernikahan.Entah,,beberapa minggu
    terakhir ini saya dn suami seringkali bertengkar.Hal itu dikarenakan
    kondisi pikiran suami yg sdg penat dg keadaan org tuanya yg sdg sakit
    ditambah lagi dg mslh rumah tangga qt sendiri yg sering terjadi
    perselisihan pendapat.Pernah ketika pertengkaran itu terjadi,,sy sgt
    menyesali di saat yg begitu mendesak,akhirnya sy berucap “kenapa tak kau
    ceraikan sj aku?”.Seketika jg saat itu sy menyesal.dan menyadari bhw sy
    terkena hasutan syaitan,krn sy mengucapkan hal itu ketika kondisi marah
    besar dg suami.Setelah mslh itu berakhir,hub.qt sempat membaik.Hanay
    saja,2 hari teakhir ini suami sy tiba-tiba marah-marah dan terpancing
    emosi kembali,dan dia sm skali tdk menelepon atau menghubungi sy.Selama
    2hr itu dia sempat mengirim sms “Skrg aku sdh lelah,aku jg pasrah.mau
    diapakan lg rumah tangga kita,terserah kamu(saya)”.Pertanyaan sy pak
    ustadz,apakah dg sms suami sy itu,tulisan tersebut mengakibatkan
    jatuhnya talak…?
    Hanya itu yg ingin sy sampaikan,mohon jawabannya
    agar sy bs lebih tenang menjalani rumah tangga menurut syari’ah
    islam,,dn apa yg hrs kami perbaiki dlm rumah tangga sy bersama
    suami?terima kasih.

    Wassalamu’alalikum wr.wb.

  • chafizah

    assalamualaikum ustd. suami saya mengirim sms kepada saya pada saat kami sedang marahan. dia berkata “ya, sana hiduplah bersama saudara-saudaramu jika kamu sudah tidak mau bersama dengan aku” yang ingin saya tanyakan apakah kata -kata suami saya itu sudah termasuk talak? tolong dijawab secepatnya. terimakasih

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam. Tergantung niatan suami, apakah ia memaksudkannya untuk talak.

  • nuzul laila fitri

    assalamualaikum pak ustad

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

      Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
      Rumaysho.com | DarushSholihin.com
      Via my Blackberry

  • nuzul laila fitri

    assalamualaikum pak ustad…

    saya sudah menikah 7 tahun ditahun ke 3 kami pernah pisah rumah hampir 2 tahun,setelah itu kami baikan dan rujuk lagi,nah di tahun ke 7 ini kami bertengkar lagi dan suami saya sempat mengucapkan “kalo kamu mau aq pulangkan ke orangtuamu aq pulangkan”trus di hari yang berbeda kami membuat surat perjanjian klo kamitidak akan saling menuntut satu sama lain dalam hal apapun itu,kami bertahan disini karena bukan ikatan kami berdua lagi tapi karena demi anak.
    nah yang saya tanyakan itu hukumnya gimana apakah itu sudah termasuk talak 3 atau velum ya pak ustadz ,saya jadi sanksi menjalani rumah tangga ini
    mohon bantuan jawabanya

  • nuzul laila fitri

    assalamualaikum pak ustad…

    saya sudah menikah 7 tahun ditahun ke 3 kami pernah pisah rumah hampir 2 tahun,setelah itu kami baikan dan rujuk lagi,nah di tahun ke 7 ini kami bertengkar lagi dan suami saya sempat mengucapkan “kalo kamu mau aq pulangkan ke orangtuamu aq pulangkan”trus di hari yang berbeda kami membuat surat perjanjian klo kamitidak akan saling menuntut satu sama lain dalam hal apapun itu,kami bertahan disini karena bukan ikatan kami berdua lagi tapi karena demi anak.
    nah yang saya tanyakan itu hukumnya gimana apakah itu sudah termasuk talak 3 atau velum ya pak ustadz ,saya jadi sanksi menjalani rumah tangga ini
    mohon bantuan jawabanya

  • http://www.facebook.com/retno.miranty Retno Miranty

    assalamualaikum pak ustad ….

    Adik saya datang berkunjung ke rumah orang tua kami, pada saat itu dia mengungkapakan kepada ke dua orang tua kami ” saya minta cerai” terhadap istrinya. Kejadian tersebut saat mereka ber empat (adik saya, istrinya, kedua orang tua) berada di dalam kamar. apakah sudah jatuh talak adik saya terhadap istrinya? Kalau sudah jika merka akan rujuk kembali haruskah ada akad nikah kembali? mohon penjelasannya ustad.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Jika rujuk pd masa iddah maka tdk perlu ada akad baru.

      Muhammad Abduh Tuasikal
      Sent from my iPad 3

  • Rini

    Assalamualaikum pak ustad ….

    Suami sy pernah menceraikan sy lwt sms yg isinya “saya ceraikan kamu”…tp krn suami sy nyesel dg apa yg udah di ucapkan akhir’y hari itu jg kita baikan/damai lg (kejadian itu udah hampir 1 th yg lalu…Minggu kmrn kita bertengkar lg n suami sy di sms’y berkata “kita pisah saja”…
    Yang sy tanyakan..apakah sdh jatuh talak 2 buat sy pak ustad..?
    Bisa ga kita rujuk kembali pak ustad..?
    *atas jwban’y sy ucapkan terimakasih..

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Waalaikumussalam. Sdh jatuh 2 talak.

      Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
      Rumaysho.com via My Ipad

  • wahyu widodo

    assalam mualaikum pa ustadz

    saya seorang suami saya sudah menjatuhkan talak terhadap istri saya di depan bapak dan kakaknya…..yg saya tanyakan apakah setelah jatuh talak itu hak dan kewajiban saya seperti memberi nafkaf terhadap istri saya sudah putus dan masa iddah itu dilakukan setelah jatuh talak apa sebelumnya.

    atas perhatiannya terima kasih.

  • deny

    Assalamualaikum ustadz sy mau nanya, barusan sy bertengkar sm istri sy yg sdg hamil, awalnya sy cm menakut-nakuti, kmudian lama” sy terpengaruh emosi sehingga ada ucapan “klo anak ini sudah dilahirkan kita udahan aja” sy menyesal sekali atas perkataan tersebut..apakah sudah jatuh talak 1 pd istri saya? Apabila iya apakah sy bisa langsung rujuk kembali tanpa menunggu masa iddah? Terima kasih ustad wassalamualaikum…

  • Guest

    ualaikum pak ustadz,mau tanya apabila suami istri sdh pisah rumah selama 3 tahun tp suami itu tdk pernah ucapkan
    talak,bagaimana? apa sdh dikatakan cerai ?? mohon jawabannya pak ustadz..terima kasih sebelumnya
    •Balas•Bagikan ›

    Muhammad Abduh Tuasikal Mod yani • 8 bulan yang lalu −
    wa’alaikuussalam. spt itu belum jadi

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Itu bukan talak. Istri bisa menggugat suami jika tdk beri nafkah.

      Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
      Rumaysho.com via My Ipad

  • Abdullah

    Assalamu’alaykum warohmatullah wabarokatuh,
    Ustad, saya mohon pencerahan. Pernah istri menuntut sesuatu di luar kemampuan saya, seperti minta dibelikan mobil. Dalam lubuk hati, pada saat itu saya merasa putus asa dan lemah tidak berdaya terhadap permintaannya dan khawatir dia tidak bahagia. Saya merasa tidak mampu dan mengucapkan “kalau adinda tidak bahagia dengan saya, saya bersedia mengundurkan diri dan adinda bisa mencari yang baru yang bisa membahagiakan adinda”. Bagaimana hukum perkataan tersebut?

    Pada kesempatan yang lain, saya dan istri berkirim pesan melalui aplikasi messenger. Pada saat itu istri memberiakn masukan jika jadi suami harus kuat dan jangan loyo serta bisa diandalkan. Karena penyerapan makna kata-kata tersebut kurang sempurna oleh saya, saya jadi berburuk sangka kepada istri jika saya masih lemah, loyo, dan tidak bisa diandalkan. Karena pemahaman yang buruk tadi serta ada rasa kesal, saya membalas dengan “saya bukan malaikat, jika adinda ingin suami yang sempurna, adinda bisa buang saya”. Bagaimana hukum perkataan tersebut?

    Saya tidak ada niatan untuk menjatuhkan talak, saya hanya merasa kurang mampu atas ketidakberdayaan diri yang berlebihan, serta berburuk sangka yang berlebihan. Saya ridho terhadap istri dan ingin melihat dia bahagia.

    Jazakallah khoyr

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

      Itu blm jatuh talak.

  • SaRie Mamae Eky

    assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh
    pak ustadz, klo memakai perumpamaan di depannya “kalau misal aq ceraikan km apakah itu termasuk cerai?”, saudara saya pernah bertanya seperti itu kepada istrinya. apakah itu termasuk cerai?

  • Aqila

    assalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh
    pak ustadz, kalo misalkan ucapan seperti “talak 3″
    “sudah smpai disini sja”
    “ga bklan bner di terusin juga”
    ucapan sperti itu trmsuk talak ga?

    gimana kalo ngucapin ucapan itu dalam keadaan mabuk?

    di atas ada hadist yg mngtakan
    “Tiga perkara yang serius dan bercandanya sama-sama dianggap serius: (1) nikah, (2) talak, dan (3) rujuk”.

    dalam kata “Rujuk”
    sdah mngucapkan talak yg di atas, tapi suami & istri nya itu sepakat untuk rujuk tanpa menjalankan masa idah,, itu gmna pa ustadz hbngan suami istri itu sah gak?

    dan di atas jga kan ada keterangan “persaksikanlah”
    walapun tdk smapai wajib..

  • Dina

    Assalamu’alakum wr wb
    pak ustadz saya mohon pencerahan pak…sminggu yg lalu sy bertengkar dg suami saya karena ketahuan klu suami sy selingkuh dg mantan pacarnya..trus suami saya ngirim sms yg isinya “sekarangkan kamu sdh tau kejelekan sy, sy mungkin bukan suami yangb aik buat kamu..percuma kita memaksakan menjalani pernikahan klo kita berdua tidak bahagia” … apakah isi sms yg sperti ini sdh jatuh talak 1 ustadz? mhon pncerahannya ustadz…

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      wa’alaikumussalam. itu bukan talak karena tidak ada kata tegas talak.

      2013/11/26 Disqus

  • faraiz

    Assalamu’alaikum wr,wb
    Pak ustad suami sy pernah bilang gni swaktu kami lagi bertengkar,” mending kamu cri suami yg laen gak papa,dan mulai saat ini kamu bukan” dy blom smpek mengucapkan kta talak ato cerai,
    Apa itu sudah termasuk talak pak ustad?
    Dan malamx kami sudah rujuk

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh.
      Itu bukan talak. Wallahu a’lam.

  • kiki

    Ustadz mohon tanya, kalo ada perkataan “kalo ndak mau nurut sama suami, buat apa kita nikah?” Dan “nanti tak pulangin kerumah orangtuamu lho” keduanya diucapkan suami, hanya beda situasi. Perkataan yang pertama dg emosi, perkataan kedua dengan bercanda. Bagaimana hukumnya ustadz ? Terimakasih

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Dua2nya bisa jatuh talak jika diniati talak.

  • Hera Saputra

    assalamuallaikum pak uztads,,,saya udah berumah tangga lbh kurang 2 tahun,dan sekarang sudah mempunyai seorang anak, pada awal pernikahan kami selalu ribut..dan dalam keadaan emosi saya pernah bilang seperti ini” ya udah kita pisah saja” cape kalo berantem mulu,..trus disaat udah dingin kami baikan, dan kondisi kembali seperti semula. trus terulang lagi tuk yang kedua kali.” cape ya neng kita berantem mulu kek gini, gmna kalo kita pisah aja” trus istri saya diem,tanpa ada jawaban.emosi saya makin tak terkontrol, sampe2 keluar kata2 seperti ini ” kalo kayak gini mulu, gimana kalo kita cerai aja?? kamu siap gak ??, saya takut pak ustadz, udah seminggu ini hidup saya gak tenang, semenjak saya lebih paham lagi mengenai perceraian, saya gak tau persis apakah cuman 2 kali keluar kata pisah dari mulut saya, atau bahkan lebih dari 3, saya sudah tidak bisa mengingat dengan detail..karena kejadian itu sudah lama,dulu saya tidak mengetahui tentang perceraian,tolong bantu saya ustadz…hidup saya gak tenang, semua kejadian itu berlangsung dengan keadaan emosi.sekarang rumah tangga kami sudah bahagia, apalagi semenjak dikarunia anak,,,,wassalam……

    • Hera Saputra

      assalamuallaikum..tolong dijawab secepatnya pak uztads,,saya benar2 gelisah…hidup saya tidak tenang,,,ini sangat mengganggu aktifitas saya pak uztads…wassalam…

      • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

        Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

        Kata2 tsb bukan kata tegas talak.

        • Hera Saputra

          Alhamdulillah….terimakasih banyak pak ustadz..atas jawabannya…sekarang saya benar2 ingin menbina rumah tangga yang lebih baik lagi, dan saya benar2 sangat menyesal atas sikap tempramen saya dulu..semoga pak uztads selalu dalam lindungan ALLAH S.W.T..Aamiin….

        • Hera Saputra

          assalamuallaikum pak uztads, maaf,,saya mau bertanya lagi pak uztads, kalo bukan kata tegas talak, berarti talaknya tidak jatuhkan pak ustadz?? berarti kami masih sah kan suami istri ?? saya masih suka cemas pak uztadz…saya tunggu ya pak uztads jawabannya…wassalam…

          • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

            Wa’alaikumussalam. Kalau bukan kata tegas talak, maka dilihat niatnya ingin talak ataukah tidak.

            Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
            Rumaysho.com via My Ipad

          • Hera Saputra

            Tidak ada niat saya untuk menceraikan pada waktu itu pak uztads, hanya kebawa emosi dan hanya ingin menggertak saja, dengan tujuan agar istri lebih nurut lagi sama saya, hanya emosi saja pak uztads..setelah saya sadar saya langsung istighfar, omongan saya udah mengarah kehal yang paling dibenci oleh Allah,,,,waktu saya ngomong pisah aja, juga hanya ingin mengertak aja..padahal jauh dalam lubuk hati saya,, tidak menginginkan sama sekali..bagaimana hukumnya pak uztads,,,?? biar saya tenang…terimakasih atas jawabannya pak uztads..

          • Hera Saputra

            Assalamualaikum…pak uztadz, ada satu pertanyaan lagi,,kalo kata2 seperti ini apakah talak..”mau kamu apa?? cerai?? apakah sudah jatuh talak? padahal tidak ada niat untuk mentalak hanya gertakan saja..astaghfirullah…hidup saya sudah 2 minggu ini tidak tenang, saya keliatan seperti orang stress pak uztads,sampe istri saya marah2,,saya tidak tau apakah saya pernah berkata seperti itu atau tidak, tapi saya benar2 takut, saya takut pernah keluar kata2 seperti itu…mohon dijawab segera pak uztads,,,,saya sangat menunggu jawabannya…sekarang keluarga saya bahagia,,hubungan kami semakin harmonis..saya sangat cintakan keluarga ini,,,saya tidak mau kehilangan kel ini pak uztads……..tolong kasih saya pencerahan…………..wassalam….

          • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

            Wa’alaikumussalam.
            Wallahu a’lam. Itu bukan kata talak.

          • Hera Saputra

            Alhamdulillah…terimakasih atas jawabannya pak uztads, wassalam…

  • Sejuk Tenang

    Bismillaah,

    Awal nikah tahun pertama saya sering berantem dengan istri , saya belum pernah berhubungan badan dengannya pada dua bulan pertama, pada masa itu saya pernah mengatakan padanya , “kamu bisa cari pria yang lebih baik dari saya, maukah kamu?, Apakah ini sudah talak?, lalu saya baikan lagi, dirinya tidak mau tawaran saya itu, sedangkan niat saya tidak pernah mau menceraikannya pak.

    Lalu, dalam waktu yang berbeda saya bertengkar lagi, saya pernah mengatakan “ kamu mau pisah?” atau “ kamu mau cerai”, niat saya tidak pernah mau menceraikannya pak, saya hanya mengajukan pertanyaan kepada istri saya, apakah ini talak?

    Kejadian ini bila ngga salah lebih dari 3 kali pak.

    Mohon dijawab pak, saya hatinya tidak tenang, saya masih mencintainya dan tidak ada sedikitpun ingin bercerai darinya. Niat saya hanya memberi pelajaran untuk istri saya atas akhlaqnya.

    Jazakallaahu khoiron.

    • Sejuk Tenang

      Assalaamu’alaykum, pak ustadz, mohon dibalas ya..

      ana masih menunggu jawabannya.

      jazakallaahu khoiron

  • Hera Saputra

    Bismillaah,..assalamuallaikum pak uztads..

    Beberapa hari yang lalu saya menceritakan tentang perceraian kepada istri saya,singkatnya saya bilang begini..lafaz cerai itu ada banyak mah, ada yang disebut shorih ( tegas ) dan ada yg disebut kinayah..kalo shorih itu contohnya seperti ini.( tapi sebelum saya mencontohkannya saya bilang, ini bukan keneng yah,,trus istri saya jawab iya pah..trus saya juga bilang..ya ALLAH ini mencontohkan/ menceritakan, trus saya langsung melanjutkan.sambil menghadap ketembok..( karena saya takut pak ustadz kalo berhadapan dgn wajah istri )begini mah..apabila suami si A berkata seperti ini…”kamu saya ceraikan” atau saya talak keistrinya si C, maka langsung jatuhlah talak..nah apa hukumnya pak ustadz kalo mencontohkan/ menceritakan seperti ini?? tidak jatuhkan talak saya pak uztads..mohon pencerahannya pak uztads?? wassalam..

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Kalau maksud mengajarkan, tdk jatuh talak.

      • Hera Saputra

        Assalamuallaikum,, terimakasih pak uztads, atas pencerahannya selama ini,Alhamdulillah sekarang saya lebih tenang,,saya mau tanya..apakah pak ustadz sering memberikan ceramah, atau pengajian dijakarta ?? saya ingin ikut pak ustadz…

        • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

          Wa’alaikumussalam. Ada kajian rutin sy mulai januari tahun depan. Tunggu saja infonya di Rumaysho.Com.

          2013/12/24 Disqus

          • Hera Saputra

            Insya ALLAH,,,saya tunggu kabarnya pak..

      • Hera Saputra

        Assalamuallaikum,,ada satu pertanyaan lagi yang mengganjal..waktu itu abis berantem..saya dan istri bingung..apakah jatuh talak dengan perkataan saya..:”kalo kita cerai aja gimana ??, dan akhirnya pak ustadz telah menjelaskan kepada saya, sebelum pak ustadz menjelaskan saya juga pernah konsultasi dgn teman yg pengetahuan islamnya lebih baik dari saya,dan sebelum saya konsultasiin.saya tanya lagi ke istri,,neng perkataan yang keluar dari mulut saya waktu itu apa ya?? “kita cerai saja” apa “gimana kalo kita cerai aja” maksud saya hanya ingin memastikan kata yg keluar dari mulut saya saja ustadz, karena waktu berantem saya dalam keadaan emosi yg tinggi..trus istri menjawab “gimana kalo kita cerai aja, kamu siap gak” ? itulah kata2nya..apakah jatuh talak saya sewaktu waktu menanyakan itu,,sementara tujuan saya hanya untuk memastikan perkataan saya saja pak ustadz,,mohon jawabannya ya ustadz…wassalam…..

        • Ridwan Asrori

          Kalau kata2nya suami saat bertengkar keras adalah ,”lha apa kamu pulang Kerumah ibu kamu,aku terserah kamu,”itu sudah jatuh talak belum ustadz

          • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

            Masih tergantung niat. Niatnya talak ataukah bukan.

          • Ridwan Asrori

            jazakumulloh khairan ustadz…

          • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

            Barakallahu fiikum.

          • Ridwan Asrori

            afwan ustadz. kalau niatnya dalam:”apa kamu pulang ke rumah ibumu aja” tsb, ingin biar istri yg memutuskan dulu. gimana ustadz ya?

          • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

            Itu bukan talak.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

    Kalau ucapkan kita pisah saja, spt ini maksudnya talak.

    • Hera Saputra

      Assalamu’allaikum..
      Nah ustad gimana hukumnya,,saya pernah ngomong kaya gini sama istri, ya udahlah kita pisah aja kalo kayak gini, kamu tuh keras kepala, gak mau dengerin omongan suami besok biar saya ngomong keorang tua kita kalo kita pisah, saya ngomong seperti itu hanya utnuk menakuti istri saya, tidak ada terlintas untuk cerai, trus saya juga pernah ngomong seperti ini “pisah aja decj kalao kayak gini mulu, capek, tujuannya hanya untuk mengertak juga ustad ,biar istri saya nurut, trus saya pernah bikin perjanjian sama istri , kalo misalnya saya macem2 ( selingkuh/main perempuan) isrti saya tidak akan memaafkan saya selamanya dan jangan perbah lagi temui dia( = pisah ) dan saya mengiyakannya ustad, tepi saya melanggarnya ustad, saya pernah ketempat maksiat sekali, saya melakukan zinah,( tapi bukan berhub badan ), dan hari ini saya ceritakan semuanya keistri, karena hal ini begitu menyiksa bathin saya, alhasil istri saya marah besar dan minta pisah,(saat menulis email ini saya lagi diluar ustad, istri tidak mau melihat saya ),Ya ALLAH saya bener2 bingung ustad, tolong saya ustad, apakah sudah habis talak saya, semua kejadian ini terjadi lebih kurang 1 tahun yg lalu, dimana disaat itu saya belum mengerti mengenai perceraian, saya bingung ustad ,tolong bantu saya,,tolong berikan jawaban sekarang juga, masihkah kami bisa bersatu,,TOLONG saya ustad,,,wassalam……………..

      • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

        Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

        Kata pisah tsb tergantung niatan suami. Kalau ia berniat untuk cerai, maka jatuh talak. Jika ia bermaksud lain, mk tdk jatuh cerai.
        Barakallahu fiikum.

        • Hera Saputra

          Assalamu’allaikum..
          Terimakasih ustad atas jawabannya..tidak ada niat saya untuk menceraikan istri saya, hanya untuk shock teraphy saja ustad, biar dia lebih nurut sama saya. tapi maaf ustad, ada sebagian pendapat katanya kata pisah sama dengan talak? sementara logika saya, kata pisah mengandung makna jamak, masih kata pasif. Tapi ada yang bilang kata pisah menurut imam syafie termasuk turunan dari kata cerai. bagaimana saya menghadapi perbedaan pendapat ini. jujur saja ustad, saya masih suka kepikiran, maaf ustad kalo saya masih banyak nanya, dan tidak ada maksud saya untuk memprovokasi dari perbedaan pendapat ini..saya hanya menginginkan solusi. Oya,kalo saya tidak salah..katanya ustad mau ada kajian rutin di jakarta, kapan ya ustad,,insya ALLAH ada kesempatan saya ingin ikut..Terimakasih, wassalam…

          • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

            Kata pisah dilihat dr urf masyarakat. Kalau urf kita, kata pisah belum tentu cerai.

          • Hera Saputra

            Assalamu’allaikum..
            Kembali saya bertanya, bila seorang suami mengucapkan lafaz talak kinayah, tapi reflek aja tanpa ada niat untuk meceraikan,karena dalam keadaan emosi,namun setelah dia sadar trus berkata dalam hatinya,,bukan cerailah yang dimaksud, bagaimana hukumnya ustadz..??

          • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

            Wa’alaikumussalam. Tidak jatuh talak.

            2014-02-14 19:30 GMT+07:00 Disqus :

  • iwan sofwan

    assalamu’alaikum wr wb
    pa ustz sya mu tanya ?
    sya bercanda ma temen sya
    kata temen kamu udah punya istri ?
    kata sya di sini mah belum kalau di rumah ada
    itu termasuk jatuh talak ga pa ust
    terima ksaih
    wassalamu’alaikum wr wb

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      wa’alaikumussalam. itu bukan talak.

  • bakirsampit

    Assalamualaikum ustad saya mau nanya klo misalnya seorng laki2 bilng gak punya istri padahal dia punya istri apa itu ter masuk talak ustad makaih wassalam

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

      Itu belum termasuk talak.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Kalau bukan disebut dengan kata-kata talak, maka itu bukan talak.

    • bakir aja

      Sya mau nanya lg ustad kalo misalnya orng laki2 minta cerai sami istri kata2 nya seperti ini ceraykn saja ak itu kata suami pada istri gimana hukum nya maksh wassalam

      • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

        Kata cerai itu milik suami, jadi tidak perlu tanya pada istri

        • bakir aja

          Jadi gak ter masuk talak ya ustas

          • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

            Sampai suami ucapkan kata talak, baru termasuk talak.

  • bakir aja

    Maksh ustad atas pemberitauannya semuga ilmunya ber mamfaat amin

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Barakallahu fiikum.

  • dodypurwando

    assalamualaikum ustad,gini pak ustad,,baru z aq bertwkar dgn istri q dan q langsung mau menceraikan dia dan mngajak nnya kepengadilan dan q mengatakan sekarang kita bkan suami istri lg..apa itu termasuk talak..tolong pncerahan pak ustad wassalam..

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam. Harus ada ucapan kata talak, baru disebut talak.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam. Talak asalnya dengan ucapan talak.

  • bakir aja

    Nanya lg ustad klo misalnya orang niat dlam hati nya niat nya gini ustad klo ak minum aku berceray sama istri ku itu kata hati gk sampek d ucap kan apa itu msuk talak klo sdh minum

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Kalau cuma di hati, tidak jadi talak.

  • juraidah

    Mhn pecerahan pak ustad…baru2 ini sy bertengkar dgn suami dia marah besar sampai memgucap kan “kamu ku talaq 3″ via tlp dan tlp lgsng sy ttp, dia sms dgn kata2 yg sama setelah sadar dia menyesal dan tidak mau bercerai apakah jtj talaq pak ustaf

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Seperti itu jatuh talak 1, tidak sampai talak 3.

  • bakir aja

    mau nanya lg ustad ini ada keluarga cekcok sma istri nya terus suaminya bilang gni klo gini ak mua cerai ajk terus istri nya jawab terserah trus suaninya diam apa itu sdh sah berceray

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Belum ada kata tegas talak, belum jatuh talak.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Talaknya sah. Wallahu a’lam.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam. Kalau spt itu belum tegas untuk niat talak. Wallahu a’lam.

    2014-03-25 10:25 GMT+07:00 Disqus :

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

    Coba selesaikan masalah ini via KUA.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Itu belum tegas talak.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

    Itu bukan talak krn kata2nya tdk tegas.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Mending ayo cerai saja, bukan kata2 tegas untuk talak.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Ayo cerai saja, bukan kata tegas talak. Yang tegas adalah seperti, “Saya ceraikan kamu.”

  • zixzuz zix

    Kalau sudah diberi tahu kalau smsnya itu kata talak tp dia gak prcaya. Krn yang dia tahu talak itu diucap bukan ditulis. Apa hukumnya pak ustad apakah sah wlupn dia tidak mengerti kalau smsnya sebuah talak wlupn sudah diberi tahu. Mohon jawabannya pak ustad

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Talak ditulis sama dengan talak yang diucap, hukumnya sama.

  • zixzuz zix

    Maaf pak ustadz tp yang saya baca diatas katanya kalau lewat sms hrus ada niat untuk menalak. Apakah bnr itu.?

  • zixzuz zix

    Mau nanya lagi pak ustadz kalau kata2 itu bukan kata2 tegas berarti tidak sah talaknya.?

  • zixzuz zix

    Mau nanya lagi pak ustadz kalau kata2 itu bukan kata2 tegas berarti tidak sah talaknya.?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Kalau bukan kata2 tegas, maka dilihat dari niatnya apakah ingin mentalak ataukah tidak.

  • daus

    Assalammualaykum Warahmatullahi Wabarakatuh

    Afwan ustadz bagaimana jika ada suami yang bbm istrinya “aku pikir sudah saatnya kamu meninggalkanku” suami tsb sdh tidak ingin hidup dengan istrinya karena sdh ada wanita lain, tetapi dia tidak ingin menceraikan istrinya kalau mau cerai silahkan istrinya gugat cerai ke pengadilan agama
    pertanyaannya sbb:
    1, Apakah sudah jatuh talak saat suami bbm istri dengan kalimat spt itu ?
    2. Apakah jika ada suami zhalim yang tidak ingin hidup lagi bersama istri tetapi juga tidak mau menceraikan istrinya, istri sudah berhak menggugat cerai ?
    3. JIka si istri tidak mau menggugat cerai juga bagamanakah solusinya menurut syariat ?

    Jazzakallahu Khairan

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

      Itu belum jatuh talak.

  • nsw

    suami saya pernah menulis di selembar kertas yang isinya “saya pulang ke rumah orangtuaku.jangan pernah kau jemput aku.aku sudah muak hidup kayak gini,bertengkar terus.kita jalani aja hidup kita masing2.nanti surat-surat akan ku kirim ke rumahmu”. itu yang pertama ustadjh.sebulan kemudian suami saya menulis lagi yang isinya dia sudah tidak mau lagi hidup bersama saya,ngapain lagi kita panjangkan hubungan ini. pak,apakah surat pertama dan kedua itu sudah jatuh talak untuk saya?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      itu bukan kata talak yg tegas.

      2014-05-18 12:21 GMT+07:00 Disqus :

  • zixzuz zix

    Mau tanya pak ustadz. Kalau bicara pada diri sendiri. Bicara. Apa aku sudah mentalak istriku? Apakah jatuh talak? Karena cuma bertanya pada diri sendiri.??

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Tdk jatuh talak.

  • muslim

    Assalamu’alaikum ustadz, mau tanya bila ada suami yang sedang bertengkar dengan istrinya, lalu suami bilang : sudah diselesai-in saja, bagaimana hukumnya ustadz? apa sudah jatuh talak ? JazakaLLah khoir

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

      Ucapannya tdk tegas kata talak.

  • zixzuz zix

    Asalamualaikum ustadz. Saya mau nanya, kalau bukan kata tegas dilihat niatny, kalau ragu2 dan lupa akan niat2nya gimana hukumnya?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

      Asalnya tdk jatuh talak.

  • zixzuz zix

    Asalamualaikum ustadz. Saya mau nanya jika istri mintak cerai lewat sms. Trus suami menjawab lewat sms kalau mintak cerai lh urus. Apakah jatuh talak wlupun suami tidak ada niat talak.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

      Kata cerai dihukumi sah, jika dg ucapan tegas cerai atau talak.

  • zixzuz zix

    Apa kata2 saya termsuk kata tegas ya ustadz? Klau mintk cerai lh neg aba?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Contoh kata2 tegas spt sy ceraikan kamu, sy talak kamu,

      Sent from my iPad Air

  • zixzuz zix

    Berarti kata2 saya bukan kata talak tegas ya ustad. Jadi gak terjadi talak atau khulu ya ustad?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Tidak termasuk.

      Sent from my iPad Air

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Bukan kata tegas talak.

    Sent from my iPad Air

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Kalau dijawab dg kata tegas, baru jatuh talak.

    Sent from my iPad Air

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Kalau dijawab dg kata tegas, baru jatuh talak.

    Sent from my iPad Air

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Tidak jatuh talak. Kecuali keluar kata-kata tegas.

  • zixzuz zix

    Kalau jwbnnya. Lah ayo nek aba. Apa jatuh ustadz

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Ayo nek aba, maksudnya?

  • zixzuz zix

    Maksudnya saya menjawb dengan kata2. Lah ayo kerumah aba. Apa jatuh ustad?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Itu belum tegas kata2 talak.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Kalau dijawab, iya saya talak kamu. Maka jatuh talak.

  • zixzuz zix

    Bukan gitu ustadz jwbnya. Kalau jwbnya ya saja atau ya ayo urus atau ya ayo kerumah penghulu. Apa jatuh ustad?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Kalau niatannya talak, maka jawaban iya berarti jatuh talak.

  • zixzuz zix

    Berarti klu istri mintk crai trus suami jwb iya itu kinayah ya ustad bth niat? Tp kta2 orang jtuh tlk klau suami menjawb iya wlupn gk niat apa2? Mohon penerangan.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Sekali lagi kembali pada niat.

  • zixzuz zix

    Gk dah niat ustadz. Cuma supaya istri.diam.sama supaya takut

  • zixzuz zix

    Maaf ustad mau nanya lagi supaya lbh jelas. Yang namanya kalimat tegas itu yang menunjukan status seorang itu tecerai ya ustad? Atau gimana ustad. Mohon penerangan.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Iya

      Sent from my iPad Air

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Iya betul sekali.

  • zixzuz zix

    Apakah rujuk itu dihitung ustad kalau seseorang itu masih blm pasti klau sudah trjadi tlk atau blm. Krena ragu akan niatnya. Dia mengucp rujuk krena sbagi jaga seandainya trjadi tlk?’

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Sy belum paham maksud pertanyaannya.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Talak yg dihitung.
      Rujuk itu ada stlh talak.

      Sent from my iPad Air

  • zixzuz zix

    Maaf ustad nanya lag. Kalau istri mintak crei
    Trus suami menjawb klau gitu aq mintk jimak dulu. Tp suami tidak ada niat crai. Cuma dia pengen supaya redah perselisian stelah jimak.. yang sya tnyakan apa jatuh tlk atau khulu atau faskh? Atau jatuh tlk stelah jima?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Pak, pembahasan kami ttg talak ini sampai berseri2. Akan ada jawaban, jika mau membaca dari awal. Spt itu bukan talak.

      Sent from my iPad Air

  • zixzuz zix

    Maksudnya gimana ustad? Sya ragu akan niat sya. Jd sya juga ragu tidak pasti trjadi tlk atau tidak. Tp krena buat jaga2 saya ucap rujuk. Tp saya juga gk tw trjdi tlk atau tidak. Maksudnya tlk dihitung itu gimana ustad.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Pak, sekarang begini saja.
      Stlh tahu ilmu spt ini, jangan diulang talak spt itu lagi.
      Jadi dasari segalanya dg ilmu.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Jangan diulang lagi.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Tdk diulangi lagi.

  • zixzuz zix

    Apa cukup ustad dengan tdk diulangi saja. Bagaimana diakhirt nanti? Sdangkn sperti ini.. ? Dlu istri sya dan saya jg sering ngucpin kta kinaya krn tidak tahu.

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Banyak taubat dan jangan ulangi lagi

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Pak sekali lg jangan diulangi lagi.
    Itu jawaban terakhir kami.

  • zixzuz zix

    Maaf ustadz, terima kasih

  • wisnu harimurti

    Afwan Ustadz, nanya
    Rujuk itu dihitung setelah terjadi talak. Kalau ragu-ragu terjadi talak (bahkan yakin tidak terjadi talak), terus dalam hati kita berkata “Ya Allaah saya niat rujuk kalau terjadi talak (jaga2)”. Apakah rujunkya telah terhitung? padahal setelah membaca artkel2 ustadz malah jadi lebih berkeyakinan tidak terjadi talak.
    Syukron Ustadz

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Rujuk itu ada setelah terjadi talak yg yakin.

  • tria stya

    Assalamualaikum ustad,,,mohon pencerahannya,,,begini ustad pernh suatu hari kami lg bertengkar lwt sms dan uami saya sms klo mau tak pisah ok aq ngmg sama orang tuamu,,,trs aq bebaskan kamu,,,apakah termasuk talak pak ustad,,,klo bnr termasuk talak ini baru semggu gmn cara rujuk,,,mkch atas pencerahannya,,,

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam. Itu bukan kata tegas untuk talak.

      • tria stya

        Alhamdulilh,,,mksh pak ustad atas pencerahannya,,,smoga ini jd berkah klg kami,,,amiiin,,,

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Kalau tdk ada kata tegas talak, berarti tdk jatuh talak. Harus ada ucapan.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

    Karena kata2nya bukan tegas talak, maka mesti dilihat dari niat. Kalau dg kata2 itu niatnya talak, maka jatuh talak.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

    Coba ngajak istri pulang ke rumah dg baik2.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

    Cerai itu dg ucapan yang tegas. Kalau blm dg ucapan, blm ada talak.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

    Talak itu dg kata2.
    Kalau tdk ada kata2, maka tdk jatuh talak.
    Wallahu a’lam.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

    Krn terpaksa mengucap, wallahu a’lam tdk sampai jatuh talak. Beda halnya kalau ucapannya dg sukarela.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

    Coba lobi ke keluarga istri dg baik. Mereka dijadikan mediator dlm masalah ini. Ingat cerai atau pisah tdk selamanya jadi solusi.

  • eil

    kalau seorang suami berkata pada istrinya pada saat bertengkar “KAMU MAU DICERAIKAN KAH ??? KALAU MAU BESOK KITA KE K.U.A…..”

    apakah sudah jatuh talak pak ustadz ?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Belum jatuh talak karena bukan kata2 tegas.

      • eil

        Berarti bukan pula termasuk kategori talak bersyarat ya pak?

        • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

          Blm.

          • eil

            Terimakasih atas jawabannya ustadz, semoga Allah membalas amal baik kita semua denga pahala yg berlipat.. Aamiin

  • nila wati

    Assalamualaikum
    wrwb
    Pak ustad..suatu hari q bertengkar hebat dg suami..dan 2x aku minta cerai dn suami blg terserah
    dan suatu hari lg kami bertengkar hebat lagi..kami udh gak ada solusinya krn suami ngotot bkerja d hutan dan jarang pulang lagi..jadi aku terpaksa minta bagi harta ..biar mobil suami miliki dn suami bilang terserah mau cerai mau apa sekarang.mohon penjelasannya pak?apakah kami masih sah suami istri atau gimana?

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

      Harus ada kata tegas cerai barulah jatuh talak.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam. Kalimatnya scr eksplisit tidak menunjukkan ketegasan dalam talak, beda dg kalimat “saya ceraikan kamu.”

    2014-08-16 15:37 GMT+07:00 Disqus :

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Talak harus dg ucapan.

    2014-08-25 20:58 GMT+07:00 Disqus :

    • samy

      apakah kasus diatas udah talak tadz ?

      • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

        Dilihat talaknya ada ucapan tegas talak ataukah cerai. Jika iya, maka jatuh talak.

        • samy

          ada kata kata ini tadz yg dsampaikan ke istrinya “tidak bsa meneruskan hub kita”, ni tegas ndak tadz ? bolehkah telp ustadz untuk konsultasi lgsung ? syukron

          • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

            Itu bukan kata2 tegas.

            Sent from my iPad Air

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    وعليكم السلام ورحمة الله وبراكاته

    Talak itu ada jika ada kata2 tegas.
    Saya talak,
    Saya ceraikan.

    Semoga bisa dipahami.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Kata2 tsb masih kiasan, bukan kata2 tegas.
    Sehingga mesti ditilik niatan suami, apakah ia niat mentalak ataukah tidak.
    Barakallahu fiikum.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

    Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

    Talak tiga dalam sekali ucap dianggap satu.

  • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal
  • hengky

    pak ustad sya mau bertanya…kepada pak ustad mohon sangat dijawab sya terlanjur mengucapkan kata cerai kepada istri saya krna satu hal masalah….dan ternyata saya salah paham dalam masalah yg kmi ributkan itu dan sya sudah terlanjur mengucapkan cerai …saya mau bertanya pak ustad apakah saya sudah jatuh talak… krna saya salah mengerti tentang masalah yg sy ributkan kpada istri saya… dan sy sangat menyesak telah mengucapkan kata crai itu apakah saya sudah jatuh talak…mohon sangat dengan keikhlasan pak ustad untuk menjawab pertanyaan dri say …sblum nya sy ucapkan trima kasih banyak…

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Kalau kata2nya tegas: sy ceraikan kamu, maka jatuh talak.

      2014-10-04 16:05 GMT+07:00 Disqus :

  • gofit

    assalamualaikum pak ustad sy mau tnya temen sy pernah crita sma sy dy tanya apakah ucapn suaminya itu berrti dy sudah benar2 menalaknya apa belum,sy bngung menjwabnya
    crtanya begini pak ustad :
    wktu itu temn sy dgn suaminya bertngkar krna masalh tidk bisa hubgan jrak jauh sdngkan suaminya itu bkerja di luar kota,merka sering ribut,suami teman sya selallu menasehati istrinya agar istrinya selalu sbar suaminya blum mau istrinya dibwa ketmpt kerja dn hdup brsma dikrenakan pkrjaanya blum jelas,nah stlah bbrpa kali bertngkar smpai suaminya marah suaminya berkata ” sudah sekarng jalanin aj apa yg ada,skrg sya disini kerja wt nafkahin km smampu sya,tp sya gga tau smpe kpan sya mau nafkahin km sy sudah ga tau harus ddik km seperti ap
    apakah itu sma aja dngn jtuh talak pak ustad mohon pencrahannya,trimakasih
    wassalamualaikum wr wb

    • http://rumaysho.com Muhammad Abduh Tuasikal

      Wa’alaikumussalam wa rahmatullah wa barakatuh

      Blm jatuh talak.