Dalam Islam diajarkan bahwa seseorang disebut melakukan jihad yang benar jika niatannya bukan disebut pemberani, bukan ingin disebut pahlawan, bukan ingin membela suku atau bangsa -dalam rangka cinta tanah air atau unsur nasionalisme yang dikedepankan-, tapi yang diperjuangkan adalah supaya kalimat Allah itu mulia, artinya supaya Islam itu jaya. Yang terakhir inilah yang disebut jihad yang shahih.
Add a comment
Selanjutnya...

Sudah sangat ma’ruf hadits mengenai
Kali ini kita membicarakan, manakah yang lebih utama antara berdo’a sebelum salam ataukah setelahnya. Karena ada yang sesudah salam langsung berdo’a, tidak mengikuti tuntunan Nabi untuk berdzikir sesudah itu. Namun kalau melakukan dzikir yang sebagaimana Rasul tuntunkan setelah salam lantas setelahnya berdo’a, maka itu sah-sah saja dan boleh sebagaimana ditegaskan oleh Ibnul Qayyim.
Islam mengajarkan bahwa harta peninggalan lebih baik diserahkan pada ahli waris yang membuat mereka dalam keadaan berkecukupan daripada menelantarkan mereka sehingga hidup meminta-minta atau jadi pengemis. Islam pun mengajarkan bahwa seseorang yang niatannya mencari ridho Allah ketika mencari dan memberi nafkah, maka akan berbuah pahala. Hal ini berbeda jika seorang kepala rumah tangga hanya sekedar melaksanakan kewajiban hariannya sebagai pencari nafkah tanpa ada niatan seperti itu.
Amalan seperti kita ketahui bersama merupakan bagian dari iman. Iman harus terdapat tiga unsur yaitu keyakinan, ucapan dan amalan. Tanpa adanya amalan, walau ada keyakinan dan ucapan, tidaklah disebut beriman. Inilah yang diyakini oleh Ahlus Sunnah wal Jama’ah.


